CIMAHI.-
Generasi muda dijadikan target dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan. Mereka juga dituntut untuk berpartisipasi dalam pembangunan dengan menerapkan wawasan kebangsaan.
Demikian diungkapkan Walikota Cimahi Atty Suharti, dalam membuka "Talkshow: Wawasan Kebangsaan" di aula Pancaniti TEDC Jln. Pesantren Kota Cimahi. "Cimahi sudah berusia 12 tahun. Saatnya pemuda berkontribusi dalam pembangunan dengan mengedepankan wawasan kebangsaan," katanya.
Kegiatan talkshow digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Sebagai narasumber, mantan Walikota Cimahi Itoc Tochija dan Sesepuh Paguyuban Pasundan Puser Ahmad Syafei.
Talkshow diikuti seluruh komponen masyarakat, pemuda dan pelajar sebanyak 500 orang yang presenter Anya Dwinov. Kegiatan diawali dengan pemutaran film sejarah Cimahi sejak zaman Belanda sampai zaman Jepang.
Masyarakat Cimahi diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan, dapat mengembangkan kreatifitas dan tanggung jawab, dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur. "Yang utama, mencintai bangsanya dalam konsep NKRI," tuturnya.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi Ahmad Syaefullah mengatakan, kegiatan digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam wawasan kebangsaan.
Sebagai bangsa yang besar kita patut menghargai sejarah bangsanya dan wajib mengingat dan memelihara para pahlawan bangsa yang telah berjuang dan mengantar bangsa ini menuju kemerdekaan. "Maka, kita perlu mengisinya sesuai harapan dan cita-cita para pendiri bangsa ini," katanya. (NF)