CIMAHI.-Sejumlah sekolah di Cimahi masih alami kekosongan kepala sekolah. Hal itu berimbas pada kepala sekolah yang merangkap di dua sekolah.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ike Hikmawati, mengatakan, harusnya tidak terjadi rangkap jabatan kepala sekolah di dua sekolah kalau periodisasi kepala sekolah berlangsung dengan baik.
Posisi kepala sekolah kosong diantaranya terjadi di SMAN 5 Cimahi, SMKN 2 Cimahi, SMPN 6 Cimahi, dan lainnya.
Menurut Ike, guru di Kota Cimahi punya kualifikasi baik untuk menjabat kepala sekolah. Kekosongan pejabat pada posisi kepala sekolah tidak mesti terjadi kalau Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi melakukan persiapan periodisasi kepala sekolah yang matang.
Menanggapi banyaknya kekosongan jabatan kepala sekolah, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Cimahi Guntur Priyambada, beberapa waktu lalu sudah dilakukan pelatihan untuk melihat kompetensi guru menjadi kepala sekolah. Pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong sudah masuk pembahasan.
Disdikpora Kota Cimahi mengajukan kebutuhan kepala sekolah ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi yang akan diolah Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Bakerjakat) Kota Cimahi. "Karena jabatan kepala sekolah termasuk esselon, maka tidak bisa parsial pengangkatannya. Harus bersamaan dengan SOPD lain yang dilantik langsung oleh Walikota Cimahi," katanya. (NF)