Loading...

Pembangunan Kesehatan Harus Dilakukan Secara Terpadu

Administrator 05 Desember 2013 474 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Kebutuhan hidup sehat pada hakekatnya berlangsung seumur hidup, sejak dalam  kandungan sampai akhir hayat hidup manusia. Karena itu pembangunan kesehatan harus dilakukan secara terpadu dan diarahkan pada peningkatan pemerataan pelayanan, mutu, dan manajemen kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Cimahi, Hj. Atty Suharti, SE pada acara Refreshing Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kota Cimahi Tahun 2013, di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jum’at (6/12). “Kebutuhan kesehatan pada dasarnya merupakan hak setiap warga dan didalamnya mengandung satu tanggungjawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga,” tandasnya.

Dalam menyikapi permasalahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Cimahi, Atty menyampaikan, bahwa sudah seharusnya semua pihak merasa perlu untuk terlibat, dimulai dari kader kesehatan, aparat kelurahan & kecamatan, demikian pula halnya SKPD di  Kota Cimahi, saya harapkan dapat lebih intensif mendampingi dan meningkatkan kegiatan di wilayah binaannya sehingga masyarakat lebih mengetahui dan peduli terhadap penyakit ini.

“Marilah kita terapkan perilaku bersih hidup bersih dan pola hidup di rumah kita masing-masing dan di lingkungan sekitar kita seperti memeriksa jentik nyamuk di tempat air yang tergenang, membiasakan diri selalu  mencuci tangan setelah habis buang air, membuang sampah pada tempatnya dan melakukan olah raga secara teratur dan juga memakan makanan gizi dan berimbang,” ujarnya.

Menurut Atty, kondisi DBD Kota Cimahi ini sangat  erat kaitannya dengan peningkatan mobilitas penduduk sejalan dengan semakin lancarnya hubungan transportasi serta tersebar luasnya virus dengue dan nyamuk penularnya di seluruh wilayah di Kota Cimahi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, kasus DBD  yang terjadi di Kota Cimahi  pada tahun 2011 terjadi 460 kasus pada tahun 2012  terjadi peningkatan jumlah kasus dibanding tahun sebelumnya menjadi 899 kasus, kematian 5 orang.

“Saya harapkan kita semua  mewaspadai dampak yang terjadi akibat hujan pada lingkungan kita salah satunya  ialah demam berdarah dengue (dbd). Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit menular yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (klb),” demikian katanya.

Dalam akhir sambutannya  Atty menyampaikan, bahwa obat untuk membasmi virus dan vaksin mencegah dbd hingga saat ini belum tersedia. Akan tetapi untuk menguranngi meluasnya DBD telah banyak kegiatan yang  dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk penggerakan peran serta masyarakat melalui  kegiatan psn (pemberantasan sarang nyamuk), kegiatan fogging / penyemprotan, dan  prosedur tetap penanganan DBD yakni  setiap kasus DBD segera ditindaklanjuti dengan kegiatan penyelidikan  epidemiologi (pe)  dan penanggulangan focus untuk membatasi penyebaran DBD dan mencegah  kejadian luar biasa. (HD/Humas Pemkot Cimahi)