CIMAHI - Unit Pelayanan Teknis Daerah Pemadam Kebakaran (UPTD Damkar) Kota Cimahi mengaku masih kekurangan personel. Saat ini jumlah personilnya baru mencapai 37 orang dari jumlah ideal 60-70 prang personil.
Kepala UPTD Damkar Kota Cimahi, Uus Supriyadi mengatakan, kebutuhan personil itu mendesak untuk mengatasi berbagai peristiwa kebakaran yang sering terjadi tanpa bisa diduga. Dengan kekuatan yang ada saat ini, pihaknya tidak bisa bekerja secara maksimal mengcover seluruh wilayah Cimahi.
"Penambahan personil diperlukan dengan memperhatikan kualifikasi dan kompetensi khusus seperti tim penyuluhan, tim pemeriksaan, dan Sarpras," kata Uus kepada wartawan, Kamis (17/4/2014).
Untuk mengatasi kekurangan personil, sementara ini memberlakukan regu piket. Masing-masing regu yang notabene adalah tim penanggulangan diambil 1/3 dari jumlah personel yang ada. Dengan begitu kekutan di tim tersebut berkurang.
Belum lagi adanya tim penarik retribusi. Dengan kondisi tersebut, apabila terjadi peristiwa anggota regu piket fokus pada pemadaman. Kegiatan lain terpaksa ditunda.
"Tapi kalau sudah terbentuk seksi sesuai bidang kerja, masing-masing seksi berjalan sesuai tupoksi," paparnya.
Warga pun dihimbau meminimalisir timbulnya kebakaran. Terutama untuk semua elemen masyarakat agar selalu waspada dalam pencegahan.
"Lebih bagus, kalau sebelum petugas datang, api sudah bisa dipadamkan oleh warga dengan demikian kerugian yang ditimbulkan bisa ditekan, " paparnya.(ha)