Loading...

Cimahi Kekurangan Guru Kelas

Administrator 21 April 2014 669 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Pemkot Cimahi mengaku masih kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga fungsional khususnya tenaga kesehatan dan guru kelas. Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat bisa mengakomodir kebutuhan PNS untuk bidang tersebut.

Kabid Perencanan dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi Mardi Santoso mengatakan, pada satu sisi kekurangan PNS untuk kategori tertentu, pada sisi yang lain kelebihan PNS untuk guru bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

"PNS yang kurang terutama untuk ditempatkan sebagai guru kelas. Tapi, untuk pengadaan atau penambahan kami harus menunggu persetujuan pusat dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara," katanya, kepada wartawan, Rabu (16/4/2014).

Mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri (CPNS), dikatakannya sejauh ini dari 71 orang yang dinyatakan lulus belum ada yang mengundurkan diri. Dengan kata lain mereka diharuskan memenuhi persyaratan pemberkasan.

Pemberkasaan paling lambat harus tuntas pada akhir Mei 2014 ini. Selanjutnya, Kemen PAN akan memverifikasi administrasi yang disampaikan. Surat Keputusan (SK) baru akan keluar apabila yang bersangkutan dianggap tidak bermasalah dan memenuhi persyaratan.

"BKN memiliki pertimbangan tersendiri dalam menilai seseorang dianggap layak lulus administrasi atau pemberkasan," ucapnya.

Keluarnya SK akan berbarengan dengan persetujuan tehnis untuk pemberian Nomor Induk Pegawai (NIP). Pemda sendiri memiliki kewenangan dalam penentuan penempatan seorang CPNS sesuai dengan kompetensinya.

Saat disinggung mengenai adanya penolakan dari peserta tes CPSN Kategori II yang menginginkan agar peserta yang telah dinyatakan lulus ditinjau ulang, diakuinya telah disampaikan kepada pemerintah pusat.

"Dari 223 peserta yang mengikuti tes itu memang ada yang protes dan aspirasinya sudah kami sampaikan kepada pusat," paparnya.(ha)