Loading...

Disdukcapil Ajak Generasi Muda Memahami Administrasi Kependudukan

Administrator 10 Juni 2014 339 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menggelar Sosialisasi UU No 24/2013 tentang perubahan atas UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk) di gedung Local Education Center (LEC) Jalan Permana Kota Cimahi, Selasa (10/6/2014).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak generasi muda agar lebih peduli mengenai urgensi Adminduk. Sedikitnya 500 orang peserta hadir dalam sosialisasi tersebut, mereka terdiri pemuda karang taruna, pelajar dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Walikota Cimahi Atty Suharti meminta generasi muda memahami administrasi kependudukan tidak sebatas untuk keperluan meningkatkan identitas kependudukan dan mendapatkan hak perlindungan.

Menurut dia, kebanyakan kaum muda belum memahami tentang urgensi dari administrasi kependudukan hanya keperluan semata. Adminduk merupakan kewajiban bagi setiap penduduk Indonesia.

"Para pemuda dan siswa diharapkan dapat menyampaikan lagi kepada rekan-rekan dalam pergaulan sehari-hari, kepada keluarga dirumah dan lingkungannya tentang pentingnya dokumen kependudukan," kata Atty.

Dikatakannya lebih lanjut, semangat dasar dari UU No 24 tahun 2013 tentang perubahan atas undang-undang No 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan bukan formalitas, melainkan data kependudukan merupakan yang sangat krusial untuk pembangunan daerah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cimahi, Hadi mengatakan untuk memaksimalkan pemahaman generasi muda terhadap adminduk pihaknya telah dua kali menggelar sosialisasi.

"Jadi mereka ini tak hanya mengetahui wajib memiliki KTP saja, tetapi lebih dari itu," ujarnya.

Selain itu, pihaknya menyadari bahwa generasi muda di Kota Cimahi ini jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, edukasi kepada mereka agar mengetahui adminduk secara komprehensif menjadi penting.

"Ini adalah ilmu pengetahuan yang bisa digali untuk dijadikan karya tulis dan sebagainya. Diantara adik-adik ini pasti ada yang memerlukan pengetahuan ini, termasuk ada dari universitas dan perguruan tinggi yang sengaja melakukan riset," paparnya.