Dalam rangka mendongkrak laju ekonomi daerah, Pemkot Cimahi berupaya mempercepat pembangunan Technopark yang direncanakan dibangun di Lapangan Krida, Kecamatan Cimahi Selatan.
Wali Kota Cimahi Atty Suharti menargetkan, pada awal 2016 Technopark yang fokus pada empat bidang seperti makanan, minman, tekstil dan industri kreatif itu sudah terbangun. Wadah inkubator bisnis tersebut diharapkan bisa secepatnya dirasakan masyarakat dan memberi sumbangsih nyata bagi rakyat Cimahi.
"Pembangunannya sendiri diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp9 miliar dengan Rp6 miliar berasal dari BPPT dan sisanya dari pemkot," kata Atty usai penandatanganan MoU antara Pemkot cimahi dan Badan Pelayanan Perizina Terpadu (BPPT) RI di kantor pemkot Cimahi, Kamis (7/5/2015).
Kepala BPPT Unggul Priyanto menambahkan, Technopark merupakan langkah nyata yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK lewat program nawacitanya. Karena dalam nawacita tersebut disebutkan Indonesia harus membangun 100 technopark.
"Kebetulan BPPT sendiri diamanati membangun sembilan Technopark," ujarnya.
Dia menjelaskan, dengan adanya tehcnopark bisa menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan pembangunan di sebuah daerah di sektor ekonomi. Selain itu, hal itu juga menstimulasi inovasi di suatu daerah.
"Dalam proses pengembangannya, kami bertumpu pada pemerintah daerah itu sendiri," paparnya.(Ha)