Cimahi -Seiring dengan adanya Aksi mogok Pasar yang dilakukan oleh para pedagang daging yang ada di Pasar atas Kota cimahi, Jabar. UPTD Pasar yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi mengadakan Operasi Pasar Daging Murah. Operasi Pasar Daging Murah ini dilakukan melihat harga daging sapi yang melonjak yang mengakibatkan sejumlah pedagang di Pasar Cimindi dan Pasar Atas Cimahi menutup kiosnya karena dianggap kenaikan harga daging sapi ini tidak wajar dan dianggap sebagai kekecewaan atas mahalnya harga daging sapi.
Kepala Diskopindagtan Kota Cimahi, Huzen Rachmadi mengatakan bahwa pihaknya merasa kaget dengan adanya aksi pemogokan dagang yang dilakukan oleh para pedagang. Dalam operasi pasar daging murah ini, keinginan dan harapan para pedagang sudah dipelajari dan dikaji dan juga sudah dibahas dari masing-masing Industri dan Perdagangan (Indag) di Kabupaten/ Kota yang berada di wilayah Jabar. Pihaknya akan mengevaluasi yang akan dipimpin oleh Indag Jawa Barat, ujar Kepala Diskopindagtan.
Menurut Kasi Perdagangan, Mita Mustikasari, operasi pasar daging murah ini dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Cimahi. Daging yang dijual itu berupa daging local sebanyak 300kg untuk 2pasar yaitu Pasar Cimindi dan Pasar Atas dengan harga berkisar Rp 90.000/kg. Operasi Pasar daging murah seperti ini diadakan setiap hari Senin sampai hari Rabu.
Namun disisi lain operasi pasar daging murah ini merugikan para pedagang daging yang ada di Pasar Atas ini, ujar salah satu pedagang daging Pasar Atas Bapak Suryana. Ketakutan para pedagang pada pemasukkan yang berkurang akibat dari operasi pasar daging murah ini. Akan tetapi para pedagang juga berharap harga daging tersebut bisa kembali stabil. (Ahmad sadli)