Loading...

Yuk Lebih Peduli Dengan Kanker...

Administrator 04 April 2016 132 kali dilihat
Bagikan:
Yuk Lebih Peduli Dengan Kanker...
CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyosialiasikan Deteksi Kanker Rahim dan Payudara tingkat Kota Cimahi di Aula Kec. Tengah, Jl. Terusan, Senin (4/4/2016), sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang akan diadakan di tingkat Kecamatan.

Walikota Cimahi Atty Suharti mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ungkapan kebersamaan diantara kita untuk menjadi lebih sehat terhindar dari kanker dan memperoleh  informasi  tentang bahaya kanker yang bukan hanya untuk kita sendiri tapi akan dibagikan kepada orang lain sebagai niatan ibadah untuk menebarkan kebaikan sesama rakyat Cimahi agar hidup sehat.

Atty pun mengajak warga masyarakat untuk bersama mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat kanker melalui upaya meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang kanker.

"Kita harus memilki kewaspadaan ini sesuai tema Hari Kanker Sedunia menyampaikan tema Kita Bisa, Saya Bisa We can,  I can  yang bermaksud  untuk menyebarkan pesan bahwa  semua pihak mampu untuk melakukan pencegahan sebagai upaya memerangi kanker," kata Atty.

Bedasarkan data yang ada, 8,2 juta orang meninggal setiap tahun akibat kanker di seluruh dunia, dengan 4 juta diantaranya meninggal prematur (usia 30-69 tahun). Angka ini setiap tahunnya meningkat dan diperkirakan pada tahun 2025 akan mencapai 11,5 juta jiwa.

Sedangkan angka kasus baru kanker juga meningkat dari 12,7 juta orang tahun 2008, menjadi 14,1 juta orang tahun 2012 dan diperkirakan menjadi 19,3 juta orang tahun 2025 dan berdasarkan penelitian kejadian ini akan terjadi lebih cepat di negara miskin dan berkembang.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi. berdasarkan data riset kesehatan dasar (riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1.000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang.

Kanker tertinggi di Indonesia para perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Sedangkan pada laki-laki adalah kanker paru dan kanker kolorektal.