CIMAHI - Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi menyatakan
penguatan lembaga keagamaan, organisasi kepemudaan dan komunitas dapat
mencegah permasalahan kekerasan seksual pada perempuan dan anak.
Kepala
Kesbangpol Kota Cimahi Totong Solehudin mengungkapkan, setiap lembaga
ini akan ikut serta memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengajak
masyarakat agar terhindar dari praktik-praktik yang tidak manusiawi.
"Sinergi
untuk satu permasalahan yang sama, yaitu mencegah kekerasan seksual
anak. Melakukan tindakan preventif bisa dilakukan dengan memaksimalkan
peranan organisasi tadi," katanya, kepada pewarta, Selasa (17/5).
Sementara
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi merespon permasalahan
kekerasan seksual bagi anak ini dengan mengintensifkan pengajaran agama
di seluruh sekolah di Cimahi.
Kepala Kemenag Kota Cimahi
Ismatullah Syarif menilai, permasalahan yang ada dan kejadian sangat
luar biasa ini karena kurangnya penanaman pendidikan keagamaan kepada
para pelaku.
"Orang tua juga harus lebih memperhatikan anak-anaknya, jangan sampai terjerumus," katanya.
Kalangan
orang tua, harus mampu menanamkan budi pekerti kepada anak. Perilaku
orang tua dalam keseharian pun harus mencerminkan sosok panutan yang
baik. (ha)