CIMAHI - Pemkot Cimahi mencatat setidaknya ada 9.000 titik di Cimahi
yang membutuhkan penerangan tambahan agar memberikan keamanan dan
kenyaman warga di lingkungan masing-masing.
Wali Kota Cimahi Atty
Suharti mengatakan, pada tahun ini pemkot akan memasang 3.600 titik
lampu penerangan jalan dan lingkungan yang akan disebar di hampir
kelurahan dan lingkungan terkecil di Cimahi.
"Di itu ada program
Cimahi Baranang. Nantinya, setiap RW diberi fasilitas penerangan lampu
baik Penerangan Jalan Umum atau pun lingkungan," katanya, kepada
pewarta, Selasa (24/5)
Tak hanya dipasang penerangan, pemkot juga
telah berencana memasang kamera pengintai (CCTV) terutama di
jalan-jalan yang ramai dan rawan terjadinya tindakan kekerasan.
Karena
gangguan keamanan yang mungkin terjadi di Cimahi antara lain kerawanan
curanmor, gembong narkoba, teroris hingga pelecehan seksual.
Untuk
itu, anak-anak harus dijaga agar kasus kekerasan seksual tidak terjadi.
Masyarakat harus saling mendukung dan kompak agar menjadi kekuatan
besar.
Kejahatan Cyber Crime yang tanpa terasa melalui gadget
yang dimiliki anak-anak secara tidak sadar bisa mencuci otak generasi
bangsa karena mudahnya mendapatkan akses pornografi. Untuk itu, orang
tua harus ikut mengamankan.
Untuk itu, pihaknya melakukan
pencanangan komunitas TBC yang diharapkan gangguan keamanan tidak
terjadi lagi karena masyarakatnya secara bersama-sama akan melawan
kejahatan.
"Jangan dibandingkan rumah kita dengan rumah orang
lain. Mari kita buat rumah bersih dan sehat. Rumah kita perlu
disempurnakan," paparnya. (ha)