CIMAHI - Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengungkapkan pada tahun ini
pihaknya mengalokasikan anggaran untuk perbaikan 150 rumah dengan
masing-masing kelurahan mendapatkan jatah 10 rumah untuk diperbaiki.
Menurut
Atty, masyarakat Kota Cimahi sangat merespon terhadap program Rutilahu.
Hal itu, bisa terlihat dari swadaya masyarakat dalam membantu
pengerjaan rumah.
Untuk program Rutilahu tahun 2016 ini, terang
Atty, pihaknya sudah mengerjakan sekitar 50% dari target keseluruhan.
Hingga kini, sudah 80 rumah yang telah diperbaiki.
"Banyak sekali masyarakat yang rumahnya perlu perhatian kita semua ini sudah terbantu.
Dan
saya pun berterima kasih kepada masayarakat sekitar telah ikut juga
membantu pembangunan itu dengan swadaya," katanya, kepada pewarta, Jumat
(27/5).
Perihal rumah yang masuk program Rutilahu, tapi masih
termasuk ke dalam daftar tunggu, Atty mengatakan pihaknya akan
senantiasa untuk memenuhi hal tersebut. Salah satunya melalui program
yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
"Itu kami mencari program program dari pusat, seperti halnya tahun yang lalu ada program dari pusat," paparnya.
Terakhir,
Pemkot Cimahi melakukan 'bedah rumah' terhadap kediaman milik pasangan
suami istri, Bambang (55) dan Watini (50) mengaku sangat senang
mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Cimahi melalui program Rumah
Tidak Layak Huni (Rutilahu).
"Saya sangat berterimakasih,
khususnya Ibu Wali (Atty Suharti). (Ini) bantuan dari pemerintah (Kota
Cimahi)," ujar Watini (50) saati ditemui di kediamannya, Gg. H. Syafei I
RT 03 RW 28 Kel. Cibeureum Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi. (ha)