CIMAHI - Pada tahun anggaran 2017, Pemkot Cimahi berencana menggelar
Operasi Pasar (OP) sebanyak empat kali selama bulan puasa. Peningkatan
jumlah OP itu lantaran banyaknya warga masyarakat yang membutuhkan
pangan dengan harga miring.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota
Cimahi Benny Bachtiar mengatakan, pihaknya belajar dari kondisi bulan
puasa tahun 2016 (1437 H) yang hanya akan melakukan OP sebanyak dua kali
dengan jumlah warga yang telah ditentukan.
"Jumlah keluarga
prasejahtera di Cimahi itu jumlahnya 30% dari total penduduk Cimahi.
Sementara dengan pola yang sudah ada tidak semua warga bisa mengakses
Operasi Pasar Murah," katanya, kepada pewarta, Selasa (7/6).
Untuk
merealisasikan rencana tersebut, pihaknya berharap mendapatkan sokongan
penuh dari legislatif. Agar niat baik tidak terlalu membebani APBD,
bisa saja OP yang digelar hanya menjual komoditas dengan harga
distributor bukan subsidi.
Disinggung mengenai OP yang akan
dilaksanakan pada tahun ini, lanjutnya, anggaran bersumber dari APBD
Provinsi Jabar. Pemerintah kota hanya memfasilitasi warga yang masuk
kategori dengan dana yang telah dikucurkan.
"Operasi Pasar ini
harus rutin dan lebih banyak dilakukan untuk mengurangi beban
pengeluaran mereka keluarga pra sejatera," pungkasnya.