CIMAHI.- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi meluncurkan
unit layanan Human Capital Care (HCC). Unit tersebut sebagai bentuk
layanan bagi PNS dengan segala permasalahan yang dihadapi dengan harapan
bisa meningkatkan kinerja.
Dalam peluncuran HCC Pemkot Cimahi turut
dilakukan penandatanganan kerjasama antara BKD Kota Cimahi dengan Dinas
Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)-RSUD Cibabat-Bag. Hukum-PT
TASPEN-BPJS-BJB.
Kepala BKD Kota Cimahi Harjono menyatakan, HCC
dibentuk sebagai pusat layanan yang memberi perhatian kepada PNS.
"Pemkot Cimahi merupakan organisasi yang menjadi rumah bagi PNS. Karena
itu, perlakuannya harus lebih baik terhadap PNS," ujarnya.
Unit
khusus HCC akan dibentuk untuk memberi pelayanan kepada PNS. Jumlah PNS
Pemkot Cimahi berkisar 6.000 orang, sekitar 3.000 diantaranya merupakan
guru. Belum lagi ditambah tenaga harian lepas dan honorer."Artinya
menangani permasalahan yang dialami PNS, karena memang tidak semua tahu
dan paham akan hak dan kewajiban sebagai aparatur sipil negara,"
ucapnya.
Layanan yang diberikan mulai dari konsultasi dan pengurusan
status kepegawaian, penerimaan gaji dan hak tunjangan lainnya,
kesempatan diklat dan pendidikan, fasilitas BPJS dan Taspen yang
diterima dan lainnya.
Sistem layanan terbagi dalam dua unit, secara
fisik akan tersedia ruang khusus unit HCC dan satu lagi dalam bentuk
sistem online yang bisa diakses lewat mobile data.
Karena itu,
pihaknya membangun sistem agar para PNS bisa mendapat layanan dengan
optimal. "Kita lakukan pendekatan secara personal dengan harapan bisa
berdampak pada kinerja juga," tuturnya.
Sistem HCC, diklaim Harjono,
belum ada di pemerintahan daerah lain di Indonesia. "Adanya di BJB, kita
adopsikan agar bisa diaplikasikan untuk PNS. Bahkan, bisa dimanfaatkan
oleh pegawai non-ASN seperti tenaga honorer dan tenaga harian lepas,"
tuturnya