CIMAHI - Pemkot Cimahi tengah mewacanakan untuk menyertifikasi para
animator dengan menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
pada gelaran Baros International Animation Festival (BIAF) 2016.
Kasie
Promosi dan Kerjasama Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu
(BPMPT) Kota Cimahi Moch Amien mengungkapkan, upaya tersebut dilakukan
untuk menciptakan ekosistem industri animasi yang kondusif.
Selain
itu, sertifikasi merupakan bagian pengakuan terhadap profesionalitas
seorang animator. Hal ini penting untuk memberikan pengakuan terhadap
kualifikasi dan kompetensi pelaku industri kreatif yang ada di Cimahi.
"Kualifikasi
dan kompetensi para animator bisa kita ketahui dan ini akan memudahkan
mereka juga pada akhirnya," katanya, kepada pewarta, Rabu (8/6).
Untuk
mewujudkan rencana tersebut, pemkot akan memanfaatkan momen BIAF 2016
yang akan digelar pada 17-20 November 2016 mendatang. Diharapkan Amien,
BNSP bisa membuka wacana dan menindaklanjuti wacana yang diusulkannya
saat pembuakaan BIAF.
Tak hanya BNSP, BEKraf pun diharapkan bisa
ikut mendukung rencana tersebut. Dengan demikian, tenaga animasi yang
ada di Jabar bisa semakin profesional karena memang Cimahi termasuk
dalam zona metropolitan yang terus dalam pengembangan.
Lebih
lanjut dirinya meminta pemerintah mewajib industri televisi nasional
diwajibkan untuk membeli produk animasi lokal yang kualitasnya tak kalah
dengan produk impor.
"Kalau industri televisi nasional tidak
membelinya tetap aja tidak akan maksimal. Bisa saja pemerintah
mewajibkan tv nasional membeli animasi lokal," pungkasnya.