Perda Penyelenggaraan Olahraga Sebagai Aspek Pembinaan SDM Kota Cimahi
Administrator
15 Juni 2016
136 kali dilihat
Kemajuan pembangunan daerah harus
beriringan antara infrastruktur fisik dan pembinaan sumber daya
manusia. Bidang olahraga harus termasuk fokus pembinaan generasi muda
oleh pemerintah sebagai salah satu aspek indeks pembangunan manusia
(IPM).
Demikian diungkapkan Ketua Pansus VIII DPRD Kota Cimahi Abdul
Mahfuri, ditemui di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jln. Dra. Djulaeha Karmita
Kota Cimahi. "Hal itu yang mendasari Rencana Peraturan Daerah (Raperda)
tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, pembangunan fisik harus
berinringan dengan pembinaan masyarakat termasuk bidang olahraga,"
katanya.
Raperda tersebut tengah dibahas untuk menunjang dan
meningkatkan dunia olahraga di Kota Cimahi. Terlebih, Perda sebagai
payung hukum yang berkaitan dengan keolahragaan."Belum
ada Perda tentang olahraga. Kami mendorong bisa bersama-sama Pemkot
Cimahi meningkatkan kepedulian pada dunia olahraga, apalagi ini
berkaitan dengan kepemudaan," terangnya.
Raperda mengacu pada UU
No.3/2005 tentang penyelenggaraan olahraga, PP No.17/2003 tentang
penyelenggaraan Pekan Olahraga, PP No. 17 tentang pendanaan olahraga,
dan PERPRES No. 44/2014 tentang pemberian penghargaan olahraga.
Abdul
Mahfuri menyatakan banyak atlet potensial yang ada di Kota Cimahi.
"Maka, perlu kita lindungi lewat perda ini, supaya ada bentuk
perhatian," ungkapnya.
Perhatian terhadap atlet, lanjut Abdul
Maghfuri, dinilai sangat penting, agar mereka merasa dibutuhkan dan
menjadi bagian dari pembangunan kota. Juga menjadi jaminan terkait
penyediaan sarana prasarana olahraga yang memadai baik untuk olahraga
prestasi maupun olahraga rekreasi untuk masyarakat umum.
"Saat ini
perda masih kami bahas. Karena ini utk kepentingan jangka panjang. Kami
juga terus berkoordinasi dengan Disdikpora dan KONI," katanya.
Pihaknya
berharap, setelah perda terbentuk, dunia olahraga di Kota Cimahi
berkembang dan lebih profesional. "Dengan adanya Perda tersebut, selain
pembinaan atlet, juga akan ada dibangun sarana yang bisa digunakan di
level internasional," pungkasnya. (RR)