Loading...

Pedagang Pasar Cimindi Berbagi Dengan Anak Yatim

Administrator 30 Juni 2016 135 kali dilihat
Bagikan:
Pedagang Pasar Cimindi Berbagi Dengan Anak Yatim
CIMAHI.- Peduli terhadap sesama, pedagang bekerjasama dengan pengelola Pasar Cimindi menggelar acara tablig akbar, pemberian santunan dan buka bersama 200 anak yatim piatu di lantai dua pasar tradisional tersebut di Jln. Mahar Martanegara Kota Cimahi. Ditengah kegiatan berjualan, para pedagang ingin memanfaatkan momen bulan ramadan dengan meningkatkan amalan ibadah.
Ustad ternama dihadirkan untuk mengisi kegiatan tersebut yaitu kelompok Duo Akang yang digawangi Akang Asep Anom (penceramah) dan Akang Heri Abdul Basith (penyanyi) dan KH. Selain ceramah, acara tersebut diisi kegiatan lainnya seperti marawis, baca Al Quran oleh anak-anak yatim piatu, kuis dan doorprice. Sontak, masyarakat pun berbondong-bondong mendatangi pasar untuk mendengarkan tausiyah.
Kepala UPTD Pasar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan (Diskopindagtan) Kota Cimahi Ade Jumara mengatakan, kegiatan ini rutin tiap tahun sejak 2013. Kegiatan ini semuanya dikelola para pedagang bekerjasama dengan pengelola pasar. "Dari tahun ke tahun, jumlah anak yatim yang diundang terus meningkat hingga sekarang berjumlah 200 orang. Mudah-mudahan kegiatan ini bakal terus berlangsung di tahun-tahun mendatang," tutur.
Ketua Forum Pedagang Pasar Cimindi Mumuh (43), mengatakan, dana yang terkumpul merupakan swadaya pedagang pasar yang jumlahnya sekitar 500 orang. Tidak ditarget besarannya, ada yang sumbang uang, barang, maupun makanan," ungkapnya.
Dia menilai, kegiatan amaliyah di bulan ramadan sangat baik dilakukan para pedagang. "Kami merasa harus memanfaatkan bulan ramadan sebaik-baiknya, disela berdagang tak lupa meningkatkan aktivitas ibadah. Salah satunya berbagi dengan anak yatim piatu yang berada di sekitar pasar," tuturnya.
Inisiatif pedagang menyantuni anak yatim diapresiasi Wali Kota Cimahi Atty Suharti yang turut hadir di lokasi. "Sesuai dengan moto daerah 'Saluyu Ngawangun Jati Mandiri', kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama dimulai dari masyarakat. Ini patut ditiru dan ditularkan menjadi gerakan masyarakat dengan amalan kepedulian terhadap sesama yang sangat baik," ujarnya. (RR)