CIMAHI - Upaya Pemkot Cimahi untuk menggarap wisata sejarah terus
dilakukan dengan berkoodinasi bersama sejumlah pihak termasuk kalangan
TNI sebagai salah satu pemilik aset heritage yang ada di Cimahi.
Kepala
Seksi Kebudayaan dan Pariwisata Diskopindagtan Kota Cimahi, Nursaleh
mengatakan, upaya mewujudkan program wisata sejarah atau heritage
tidaklah main-main dan bukan sekadar mimpi. Pihaknya saat ini terus
melakukan berbagai upaya untuk menggarap hal itu.
"Kami sudah
mendapat intruksi dari atasan dalam hal ini Walikota. Kemungkinan besar
program ini akan mulai dilaunching awal 2017," katanya saat ditemui
disela-sela jelajah Heritage di Jln. Kaum, Cimahi, Minggu (24/7).
Wisata
sejarah menjadi salah satu program yang dipriortaskan untuk
direalisasikan agar bisa dinikmati masyarakat baik lokal maupun luar
daerah. Terlebih lagi, kata dia, masyarakat dan komunitas heritage
sangat mendukung dengan adanya wisata heritage ini.
"Ternyata sangat antusias sekali sehingga kami mempunyai tugas yang sangat bagus untu memprioritaskan kegiatan ini," katanya.
Berkaitan
dengan wisata heritage ini, tentunya tidak terlepas dari keterkaitan
militer. Sebab, kebanyakan bangunan-bangunan bersejarah, memang memiliki
keterkaitan dengan militer.
Hal itu, lanjut dia, sudah sejak
awal dilakukan koordinasi. Yang terbaru, pihaknya sudah menggelar rapat
dengan pihak militer dan responnya sangat bagus.
Ketua Komunitas
Heritage Cimahi, Mahmud Mubarok menambahkan, potensi wisata sejarah di
Cimahi sangat menjanjikan dan memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi
sehingga sayang apabila dilenyapkan begitu saja.
"Kalau dijadikan wisata heritage ini sangat luar biasa. Bangunan-bangunan tua sangat punya nilai tinggi," ujarnya.
Bahkan,
kata dia, wisata tersebut bisa menjadi ikon baru untuk Kota Cimahi dan
layak menjadi andalan sektor pariwisata yang bisa dijual pemerintah
daerah.