CIMAHI - Satpol PP Kota Cimahi mengidentifikasi jumlah anak jalanan
(anjal) yang berkeliaran di sejumlah kawasan Cimahi mengalami
peningkatan pasca Idulfitri dan dianggap telah mengganggu ketertiban.
Kepala
Satpol PP Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengatakan, karena dikhawatirkan
jumlahnya terus melonjak, pihaknya memutuskan untuk langsung menggelar
operasi pada Kamis (28/7) kemarin.
Operasi Pekat kali ini dimulai
dengan menelusuri kawasan Cimindi yang dilanjutkan ke kawasan Contong,
Dustira serta kawasan Pasar Antri dan Pasar Atas.
"Kami menemukan mereka yang menjadi anak jalanan itu di Cimindi," kata Dadan, kepada pewarta, Jumat (29/7).
Pasca
dialukan operasi, berdasarkan temuan di lapangan, lanjut Dadan,
ternyata ada anak jalanan yang sudah pernah ikut pelatihan namun turun
lagi ke jalanan.
Dari hasil operasi, pihaknya berhasil menjaring
puluhan gelandangan, Anak Jalanan (Anjal) serta pengamen. Operasi pekat
yang juga melibatkan Bidang Sosial Disnakertransos tersebut dimulai
sejak pukul 09.00 dengan menelusuri daerah yang memang berpotensi
disinggahi para Anjal.
Operasi Pekat kali ini digelar bukan hanya dalam rangka penertiban, tapi juga untuk memantau kondisi mereka.