Loading...

Cimahi Berharap Program SAIIG Berlanjut

Administrator 01 Agustus 2016 139 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi Berharap Program SAIIG Berlanjut
CIMAHI - Pemkot Cimahi berharap program Australia Indonesia Infrastructure Grand For Sanitation (sAIIG) bisa diperpanjang. Untuk itu, hingga akhir tahun 2016, Pemkot Cimahi menargetkan bisa menyelesaikan sistem pengolahan air limbah domestik sebanyak 2.319 Sambungan Rumah (SR).

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi, Aris Permono menuturkan, daerah yang mengikuti program sAIIG, wajib membangun sistem pengolahan air limbah domestik yang memenuhi standar dengan kapasitas 200-400 SR.

"Program hibah sanitasi yang diberikan pemerintah Australia kepada Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum," katanya, kepada pewarta, Selasa (2/8).

Dia mengungkapkan, sejak 2013 lalu target capaian Cimahi mencapai 5.000 SR sesuai Surat Perjanjian Penerusan Hibah (SPPH). Untuk mendukungnya, sampai Desember 2015 Pemkot Cimahi sudah membangun tujuh sistem IPAL di tujuh lokasi berbeda.

"Tahun ini merupakan kesempatan terakhir. Di bulan Februari 2016, kita mengajukan 811 SR namun yang lolos 611 SR. Sisanya harus diperbaiki," ujarnya.

Menurut Aris, meski ada yang perlu diperbaiki, sampai akhir tahun 2016 pihaknya menargetkan bisa menyelesaikan 2319 SR. Dengan begitu, program hibah tersebut bisa dilanjutkan.

"Program ini berkelanjutan. Jadi jika target sampai tahun ini selesai, maka akan diperpanjang," pungkasnya.