Loading...

KPU Launching Tahapan Pemilu Cimahi

Administrator 04 Agustus 2016 150 kali dilihat
Bagikan:
KPU Launching Tahapan Pemilu Cimahi
CIMAHI- KPU Kota Cimahi meluncurkan tahapan pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, yang bertempat di Gedung Historich, Jl. Gatot Subroto No. 19, Kamis  (04/08/2016). Selain itu KPU Kota Cimahi juga meluncurkan maskot, Aplkasi dan media sosial resmi KPU.

Dalam Sambutannya Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengatakan, amanah Undang-Undang nomor 8 tahun 2015 secara jelas menguraikan skenario pilkada serentak yang  telah dimulai pada  Desember tahun lalu dan Cimahi termasuk periode Februari 2017.

"Walaupun masa berakhir jabatan wali kota di bulan Oktober 2017, perlu diketahui bahwa  secara bertahap tiap periode ada beberapa kota dan kabupaten pilkada serentak yang selanjutnya, nantinya bertemu pada satu waktu serempak untuk pemilihan gubernur - bupati/walikota," katanya.

Pemilihan serempak, lanjutnya, sebagai upaya efisiensi dan efektifitas pelaksanaan sehingga biaya lebih murah dan suasana terkendali dalam waktu tertentu sehingga komponen bangsa, penegak hukum dan ketertiban masyarakat akan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.

Setiap warga negara  memiliki kewajiban untuk mensukseskan pilkada dan memiliki hak  pilih setelah usia 17 tahun keatas, suksesnya pilkada, aman tertib, terkendali dan rakyat menyalurkan hak pilihnya. Dengan demikian hak dan kewajiban beriringan sejalan harus dapat dilaksanakan oleh individu rakyat Cimahi.

"Periodesasi kepala daerah adalah kesempatan kepala daerah untuk membangun daerahnya berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah yang merupakan penjabaran dari misi kepala daerah terpilih yang disinkronkan dan diintegrasikan dengan rencana program pusat dan propinsi," ucapnya

Atty juga mengungkapkan rakyat memilih wali kota untuk nantinya wali kota memiliki konsep dan membawa amanah kerakyatan untuk rakyat menjadi cerdas, sehat, lingkungan menjadi bersih dan sehat, hubungan sosial dalam keadaan aman tentram, tertib dan tertata.

"Tantangan bagi para pemimpin yang akan ikut pilkada adalah tantangan untuk meningkatkan pembangunan yang telah dilaksanakan,"pungkasnya