Cimahi Berkomitmen Terhadap Anti Kekerasan Anak
Administrator
08 Agustus 2016
107 kali dilihat
CIMAHI - Sebagai simbol komitmen Pemerintah Kota Cimahi terhadap gerakan
anti kekerasan anak-anak pada Senin (8/8), puluhan anak serta Walikota
dan pejabat Pemkot Cimahi, menandatangani dan memberikan cap tangan di atas selembar kain putih.
Peringatan
Hari Anak Nasional tingkat Kota Cimahi tahun 2016 juga dirangkaikan
dengan Peringatan Puncak Hari Keluarga Nasional yang bertema ' Stop
Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak'.
Pada kesempatan itu juga
dideklarasikan kesepakatan Walikota dan Pimpinan Daerah Kota Cimahi
dalam rangka kegiatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional 2016
tentang percepatan penurunan perkawinan anak Indonesia.
Walikota
Cimahi Atty Suharti mengatakan, kasus kekerasan di Kota Cimahi
sangatlah sedikit. Meski begitu, pihaknya akan terus berjuang untuk
mencegahnya terjadi.
"Kekerasan ini nggak terlalu banyak. Kami terus preventif, siap dengan segala kemungkinan," katanya, kepada pewarta.
Dikatakan
Atty, kekerasan yang terjadi di Kota Cimahi tidak terlalu parah.
Bahkan, apa yang terjadi sangatlah jauh dibandingkan dengan yang terjadi
di daerah tetangga.
Meski begitu, di Cimahi masih ada kasus
pernikahan dini, tapi angkanya tidak terlalu signifikan. Upaya untuk
menekan angka usia pernikahan dini terus dilakukannya.
"Pendekatan
sudah kami lakukan, tetapi terkadang pemahaman pembiasaan keluarga yang
selalu dilakukan, dari pada berpacaran mending dikawinkeun. Ini juga
perlu diluruskan,” ucap Atty.