CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menggelar peringatan Hari Pramuka ke-55
tingkat Kota Cimahi di Plasa Rakyat, Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi,
Jl. Rd Demang Hardjakusumah, Senin (15/8/2016).
Walikota Cimahi
Atty Suhari yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab)
Gerakan Pramuka Kota Cimahi mengatakan, pembangunan karakter bangsa
haruslah menjadi fokus, untuk itu kita harus menjaga generasi muda, dari
berbagai macam dampak buruk, seperti merokok pada usia muda, narkoba
dan juga kejahatan seksual.
"Gerakan Pramuka haruslah menjadi
rumah besar bagi seluruh kegiatan kepanduan sesuai dengan Kepres No.238
tahun 1961 yang merupakan penyatuan dari 60 kegiatan kepanduan, sehingga
pramuka menyatukan bangsa ini untuk membentuk generasi muda. Jadi,
tidak ada lagi pihak lain yang mengatas namakan untuk mengurus kaum
muda," katanya, kepada wartawan, Senin (15/8/2016).
Atty pun
menjelaskan gerakan Pramuka merupakan lembaga pendidikan non formal yang
akan melengkapi pendidikan informal yang diperoleh dalam keluarga dan
pendidikan formal di sekolah. Untuk itu diperlukan kerjasama yang
sinergis antar lembaga tersebut.
Selain diperlukan rebranding
Pramuka agar diminati kaum muda, Pramuka dapat mengikuti perkembangan
jaman. Sebagian besar adik-adik kita merupakan generasi cyber online,
pramuka baru harus keren, gembira dan asik serta menyenangkan.
"Ini
merupakan tantangan bagi pembina Pramuka yang harus kreatif dan
berinovasi dalam membina peserta didiknya sehingga bangga menjadi
pramuka," ucapnya.
Atty pun berharap semua pihak dapat memahami
makna yang diusung dalam peringatan hari Pramuka ke-55 tahun 2016 ini
dan berusaha untuk mengaplikasikannya di Kota Cimahi
"Pemerintah
kota senantiasa siap untuk memberikan dukungan nyata terhadap
kelangsungan Gerakan Pramuka di Kota Cimahi agar ke depannya Pramuka
keren dengan disiplinya, Pramuka keren mengajak rakyat untuk ber
Perilaku Bersih Hidup Sehat dan Pramuka asik untuk mengajak generasi
muda terlepas dari ancaman terhadap generasi muda,"pungkasnya.