CIMAHI- Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengukuhkan (Pasukan Pengibar Bendera) Paskibra sebanyak 25 yang terdiri dari SMA/SMK/MA Kota Cimahi di Aula Gedung A, Komp. Perkantoran, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah, Senin (15/08/2016).Kedua puluh lima anggota Paskibra akan diturunkan dalam peringatan Hut RI ke- 71.
Atty mengucapkan selamat atas terpilihnya menjadi anggota paskibra, yang akan mengemban amanah kebangsaan sekaligus menjadi kelompok pemuda yang menjadi harapan rakyat untuk meneruskan nilai - nilai kejuangan dalam mengangkat harkat martabat bangsa indonesia hari ini dan masa yang akan datang;
“Selamat kepada anggota paskibra yang telah menyelesaikan latihan dan pembinaannya, sehingga sore ini anak-anak ku dikukuhkan menjadi paskibra yang akan melaksanakan pengibaran duplikat bendera pusaka merah putih pada tanggal 17 agustus 2016,” katanya.
Atty mengataka para Paskibra tidak hanya melaksanakan tugas untuk menaikkan dan menurunkan bendera duplikat pusaka merah putih saja, tapi harus mampu memaknai nilai kejuangan patriotism, para pejuang kemerdekaan, sekaligus menebarkan nilai kejuangan tersebut untuk sesama pemuda disekitar anak- anak ku bahkan se- Kota Cimahi.
“Anakku jadilah contoh yang teladan, ajak teman sebayanya untuk menjadi pemuda tangguh dan unggul dalam mengisi kemerdekaan, mengajak sesama generasi untuk menjadi kreatif, tidak cengeng, tidak manja, menolong sesama, menjaga kebersihan dan ketertiban, berprilaku hidup sehat, anti narkoba dan minuman keras, hormat orang tua,” lanjutnya
Atty meyakini, selama pelatihan dan pembinaan, anggota paskibra bukan hanya dilatih baris-berbaris saja tetapi dibina sikap mental dan diberikan wawasan kebangsaan, serta di informasikan referensi posisi pemuda Indonesia di bumi pertiwi ini dalam kancah sosial ekonomi dan budaya. untuk itu bekal ini haruslah terus diasah dan di kembangkan;
“Kita hadir menyaksikan anak- anak kita dikukuhkan sebagai Paskibra yang akan menaikkan sang sangka merah putih, untuk itu kita memohon pada yang maha kuasa anak-anak kita sukses mengibarkan bendera merah putih,” tuturnya.
Paskibra di hut kemerdekaan menjadi titik perhatian, karena paskibra akan menyampaikan gambaran para pejuang kemerdekaan dibawah desiran peluru penjajah, untuk mengibarkan bendera merah putih sebagai tanda kemerdekaan bangsa dan negara republik indonesia;
“Setiap tahun kita memperingati hari kemerdekaan, setiap tahun kita membentuk paskibra, tidak lain untuk mengajak saudara - saudara kita, menyadari bahwa bangsa ini pernah terjajah, pejuang telah merebut kemerdekaan untuk bangsa ini, dan kita pewaris pejuang harus mampu mengisi kemerdekaan ini,” katanya.
Atty melanjutkan di suasana global, kemajuan dan pengaruh informasi teknologi saat ini menjadikan persaingan negara begitu ketat sehingga kita harus mampu untuk menjaga persatuan kesatuan bangsa, menjaga keutuhan NKRO serta harus mampu menyiapkan generasi penerus yang unggul;
kota cimahi sebagai rumah kita harus kita bangun dan persiapkan dengan baik, dengan modal kebersamaan, kita tumbuhkan inovasi dan kerja keras , disiplin penuh tanggung jawab,” tutupnya.