CIMAHI - Ratusan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-Kota
Cimahi menghadiri peringatan HUT Himpunan Pendidikan Usian Dini
(Himpaudi) Ke-11 tingkat Kota Cimahi berlangsung di Plasa Rakyat, Jl.
Rd. Demang Hardjakusumah, Selasa (30/8/2016).
Walikota Cimahi
Atty Suharti yang juga sebagai Bunda PAUD mengungkapkan, proses
pendidikan tidak diilihat dari satu tingkatan usia saja, justru
ditentukan sejak usia dini sebelum usia tujuh tahun pembentukan anak
dudidik berlanjut pada pendidikan jenjang berikutnya sehingga menjadi
pekerja atau menjadi sarjana yang seterusnya menjadi euntreupreuneur
yang handal.
"Terima kasih dan penghargaannya kepada para
penggiat yang secara konsisten dan kreatif untuk mendidik anak usia dini
Kota Cimahi. Dengan kebersamaan dan landasan yang sama yang kita juluki
'Ajeg Sapamadegan Tur Motekar' artinya komitment dan kosisten yang
didukung kreatifitas untuk mempersiapan anak-anak usia dini memilki
keunggulan," katanya.
Secara umum angka indeks pendidikan Kota
Cimahi melebihi angka rata-rata Jawa Barat, hal ini sebagai hasil yang
dicapai secara bersama dan sebagai ukuran memprioritaskan program
pendidikan.
Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan tutor PAUD
agar anak didik kita dalam proses yang benar. Dirinya pun mengapresiasi
keikhlasan para tutor untuk memiliki peningkatan kemampuan.
Pasalnya,
tantangan dan hambatan untuk dunia pendidikan saat ini makin kompleks
dan rumit sehingga dihadapkan pada realita anak-anak didik yang
bermasalah moral, budi pekerti dan pemakaian narkoba dan obat-obatan
terlarang dan beberapa kasus kejadian yang menghawatirkan.
"Dengan
tantangan dan kompleksitas permaslahan yang ada, kita dituntut untuk
lebih mampu lagi dalam melaksanakan proses pendidikan yang menyenangkan
untuk menanamkan karakter yang kuat. Sehingga anak didik kita tidak
mudah terbawa arus nantinya," paparnya.