CIMAHI - Kegiatan pencanangan Bhakti TNI KB-Kes terpadu tingkat Kodim
0609 dilaksanakan di Makodim 0609, Jl. Gatot Subroto Cimahi. Kegiatan
tersebut merupakan wujud dari kerjasama TNI dengan pemerintah disemua
tingkatan sesuai dengan tatanan kewenangan yang dimiliki.
Wakil
Walikota Cimahi Sudiarto mengatakan, pemerintah melakukan kerjasama
dengan berbagai pihak termasuk TNI karena jajaran TNI dan pemerintah
telah sama-sama memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya program KB
sebagai upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa yang lebih
berkualitas dan bermartabat.
"Program Keluarga Berencana tidak
hanya membangun keluarga agar menjadi hidupnya lebih bahagia dan
sejahtera tetapi juga membangun penduduk negeri ini agar terkendali
kuantitasnya serta meningkatkan kualitasnya menuju bangsa yang kokoh,
kuat dan tangguh yakni bangsa yang tidak mudah digoyahkan oleh ancaman,
tantangan, hambatan dan gangguan dalam bentuk apapun," katanya, Kamis
(1/9).
Menurutnya, berbagai tantangan yang hadapi bangsa ini
antara lain laju pertumbuhan penduduk (LPP) yang masih tinggi karena
faktor kelahiran dan migrasi yang sulit dikendalikan, masih banyaknya
masyarakat yang termasuk miskin, rendahnya daya beli masyarakat,
tingginya jumlah pengangguran, terbatasnya sumber daya manusia penyuluhcKB dibandingkan dengan banyaknya pasangan usia subur (PUS),
Dengan
program bhakti TNI KB Kes terpadu ini diharapkan dapat dihimpun dan
disatukan seluruh potensi masyarakat, pemerintah dan TNI bagi
pelaksanaan pembangunan dengan memacu motivasi untuk mandiri dalam
mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada pada keluarga dan
masyarakat kita.
Dengan tantangan yang dihadapi dan peluang yang
dimiliki, pihaknya mengajak seluruh komponen pembangunan untuk
bersama-sama meningkatkan kemitraaan antara TNI, pemerintah, dan dunia
usaha yang tercermin dari semakin mantapnya keterpaduan dalam setiap
pelaksanaan pembangunan khususnya pembangunan KB-kesehatan meningkatkan
peran serta, partisipasi, swadaya dan gotong royong masyarakat dalam
setiap kegiatan pembangunan serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak,
bayi dan balita, pencegahan dan penanggulangan penyakit.
“Dengan
meningkatkan kesehatan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya dan
potensi yang dimiliki oleh masyarakat dengan hasil kegiatan yang
diharapkan secara maksimal dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat
menuju keluarga kecil berkualitas," ucapnya.