CIMAHI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi tengah mengkaji prihal
kemungkinan adanya angkutan umum untuk melintasi Pasar Melong seperti
yang disampaikan oleh Unit Pelaksana Teknis Pasar dibawah Dinas Koperasi
Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan).
Kabid
Angkutan, Dishub Cimahi, Ruswanto menyatakan, pihaknya sudah koordinasi
dengan Diskopindagtan, terkait keinginan ada angkum lewat Pasar Melong.
Keputusan bisa atau tidaknya tergantung dari hasil kajian.
"Sejauh
ini untuk angkutan umum yang akan lewat bisa memanfaatkan trayek yang
jalurnya dekat ke pasar," katanya, kepada pewarta, Jumat (1/9).
Meski
begitu saja harus dipikirkan bagaimana angkut tersebut memutar karena
Pasar Melong berada dijalur buntu. Apabila angkot ada yang trayeknya
dekat ke Pasar Melong. Paling mereka hanya nambah jarak trayek 500
meter.
Dituturkan Ruswanto, pihaknya sudah bertemu dengan
organda terkait permintaan Diskopindagtan. Bahkan organda sudah setuju
karena bisa menambah jumlah penumpang.
"Nanti kita akan duduk
bersama lagi dengan semua pihak untuk mengsingkronkannya. Walaupun saat
ini semua pihak sudah setuju," pungkasnya.
Kepala UPT Pasar,
Diskopindagtan Cimahi, Ade Jumara menjelaskan, penambahan angkutan
diharapkan bisa meramaikan Pasar Melong. Sebab selama ini dengan tidak
adanya angkum yang lewat, pasar tersebut jadi sepi.
Pasar Melong
terbilang sepi dibandingkan pasar lainnya di Cimahi. Masyarakat yang
ingin berbelanja ke pasar tersebut kesulitan akses, akibat tidak ada
angkum yang lewat ke pasar tersebut.
"Kondisi sepi ini jelas dirasakan dampaknnya oleh pedagang juga karena jadi sepi pembeli," ujarnya.