CIMAHI - Pembangunan Pasar Atas Barokah yang terbakar pada 23 September
2014 akan dibangun dengan menggunakan bukan tahun jamak dengan dana
sebesar Rp 135 miliar yang merupakan pinjaman dari bank bjb.
Asisten
Perekonomian dan Pembangunan Kota Cimahi Benny Bachtiar mengungkapkan,
awalnya pihaknya mengajukan anggaran Rp 150 miliar, tapi yang disetujui
hanya sebesar Rp135 miliar. Karena pinjaman, maka pemda harus
mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam
Negeri.
"Kelihatannya dana yang terserap tidak akan seluruhnya,
karena kami hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan lagi," kata Benny
kepada pewarta, Minggu (25/9).
Dengan sisa waktu yang tinggal
tiga bulan lagi, pihaknya memperkirakan dana yang akan terserap pada
akhir tahun ini maksimal hanya Rp 43 miliar.
Dengan kata lain,
pembangunan pasar atas tersebut tidak akan tuntas melainkan baru sebatas
pembangunan pondasi atau kolom-kolom bangunannya. Jadi, bangunannya
sudah ada tapi belum apa-apa.
Karena tidak menggunakan anggaran
tahun jamak, maka pihaknya pada tahun anggaran 2017 akan kembali
menganggarkannya agar pembangunan pasar tersebut bisa tuntas.
"Karena
dalam perjanjiannya sampai 2016. Jadi, tahun depan akan dilanjutkan
kembali pembangunannya dengan anggaran yang tersisa. Sisanya itu akan
kami ajukan kembali," tuturnya.