Loading...

Cimahi Utara dan Selatan Rawan Bencana

Administrator 25 September 2016 170 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi Utara dan Selatan Rawan Bencana
Kota Cimahi memiliki tingkat risiko bencana yang cukup tinggi berdasarkan Indeks Rawan Bencana Indonesia 2013, dengan skor 120 atau berada pada skala kerawanan sedang. Bencana alam seperti longsor, banjir, atau gempa bumi di Cimahi berisiko lebih tinggi, apabila cuaca ekstrim mempengaruhi kondisi klimatologi, topografi, dan geohidrologi.

Demikian mengemuka dalam sosialisasi pengelolaan sungai yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cimahi untuk aparatur dan masyarakat di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Kamis 8 September 2016 lalu . Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto mengatakan, masyarakat bisa melakukan pencegahan bencana melalui hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah ke sungai.

"Karena mencegah dan menanggulangi banjir tak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi dibutuhkan komitmen dan kerja sama berbagai pihak. Soalnya, bencana banjir atau bencana-bencana lainnya tidak bisa diperhitungkan atau diprediksi dapat terjadi kapan," kata Sudiarto.

Kepala BPBD Kota Cimahi Dani Bastiani mengatakan, potensi bencana di Cimahi di wilayah utara dan selatan lebih tinggi dibandingkan wilayah tengah. "Di wilayah utara sebagian besar berupa bukit atau tebing, yang kemungkinan bisa menimbulkan longsor atau pergerakan tanah. Kalau di wilayah selatan justru berupa cekungan, yang memungkinkan terjadi banjir," kata Dani