CIMAHI - Agar para pengobat tradisional bisa membuat ramuan yang sesuai
dengan standar kesehatan, Pemkot Cimahi mengumpulkan 100 penjual jamu di
Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Rabu
(28/9/2016).
Walikota Cimahi Atty Suharti mengungkapkan, lewat
kegiatan tersebut pihaknya berharap sekaligus masyarakat, terutama
tukang jamu atau pedagang obat tradisional untuk mengikuti komposisi
membuat jamu yang sehat.
"Kami mengajak pelaku usaha jamu untuk
senantiasa paham dengan komposisi bagaimana obat-obat tradisional ini
terjaga dan bermanfaat," kata Atty saat ditemui usai membuka acara
Pertemuan Pengobat Tradisional dengan Metode Ramuan di Selasar Aula
Gedung B, Pemkot Cimahi.
Lebih lanjut dirinya mengajak seluruh
masyarakat untuk mengkonsumsi jamu lebih banyak karena bisa meningkatkan
kesehatan badan seseorang. Pasalnya, jamu atau obat tradisional
merupakan obat yang sangat bermanfaat bagi konsumen karena sudah melalui
proses yang aman.
Menurutnya, jamu terbilang aman ketimbang
obat-obat berbahan kimia atau obat warung karena melalui proses
pembuatan higenis, aman dan lain sebagainya. Dirinya pun mengajak para
pedagang jami untuk mengisi salah satu ruang di kantin Pemkot Cimahi
agar seluruh pegawai pemerintahan bisa mengkonsumsi jamu setiap hari.
"Saya mengajak mereka untuk mengisi kantin agar PNS ini yang suka jamu tersedia, tidak mencari-cari," ucapnya.
Ketika
pelaku obat tradisional ini menjaga profesionalitasnya, diyakini bisa
meningkatkan penjualannya. Karena masyarakat yang minum itu tidak
ragu-ragu karena sudah dikelola dengan baik.
Berdasarkan hasil
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010 bahwa presentase penduduk
indonesia yang mengkonsumsi jamu adalah sebesar 59,12 % dan dari jumlah
tersebut 95,60 % dapat merasakan manfaatnya terhadap kesehatan.
Produk
obat tradisional yang dikonsumsi masyarakat 69,26% merupakan produksi
industri kecil obat tradisional. data salah satu pengawasan obat
tradisional tahun 2011 menunjukan bahwa dari 11.262 sampel obat
tradisional, 19,41% tidak memenuhi syarat