CIMAHI - Cimahi semakin menguatkan identitasnya sebagai kota religious.
Kesan itulah yang nampak pada peringatan 1 Muharram 1438 Hijriyah
tingkat Kota Cimahi yang dipusatkan di Plasa Rakyat, Jalan Rd Demang
Hardjukusumah, Minggu (2/10/2016).
Peringatan Acara 1 Muharram
ini diisi oleh kegiatan jalan sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, jalan
sehat, arak-arakan basar dan kuliner serta hiburan panggun dengan
bintan tamu Hedi Yunus, The Chancungter, dan tausyiah Ustad zen.
Walikota
Cimahi Atty Suharti mengatakan kegiatan yang dirangkaian dengan
peringatan tahun baru hijriyah 1438 H ini menjadi wahana yang
konstruktif sebagai wujud syiar Islam yang bernuansa teduh dalam rangka
mempertebal keyakinan dan keimanan umat muslim yang ada di Kota Cimahi,
sekaligus memperkuat kohesi sosial antara sesama warga Kota Cimahi yang
begitu majemuk sebagaimana halnya kondisi Indonesia secara keseluruhan.
"Ini
merupakan ungkapan kita bersama bahwa Cimahi ini sebagai kota yang
agamis. Mensyukuri bahwa Cimahi bisa menjaga kondusifitas karena kita
kota agamis," katanya.
Dikatakan Atty, peringatan hari besar
Islam ini merupakan evaluasi bagi individu atau kelompok yang ada di
Kota Cimahi agar kedepannya lebih baik lagi. Masa lalu merupakan sebuah
pembelajaran. Sebab, tantangan ke depan akan lebih lagi, khususnya dama
menjaga keharmonisan dan kekondusifan kota.
Atty pun menuturkan
eksistensi ummat Islam dihadapkan pada dinamika modernitas dengan segala
kebaikan dan keburukannya yang menuntut kejernihan berpikir yang
mumpuni di dalam menangkap semangat zaman yang sedang dihadapi.
Dengan
demikian, kedudukan lembaga yang bergerak dalam nuansa yang religius
semacam yayasan asih putera sesungguhnya memegang posisi yang amat
strategis demi menekankan akhlak yang baik dan luhur kepada segenap
calon generasi muda Kota Cimahi agar tidak mudah terbawa arus suasana
politik praktis yang terkadang sempit dan tidak memikirkan kepentingan
bangsa yang lebih besar.
"Komitmen sebagai kota agamis kita jaga
agar tidak ada pengaruh yang bisa membuat Cimahi ini menjadi tidak
harmonis,” tambah Atty.
Dengan kebersamaan yang sudah dibuat,
diharapkan suasana tersebut tetatp terjaga kedepannya. Pasalnya, kata
Atty, dengan kebersamaa, maka akan semakin mudah dalam membangun dan
memelihara Kota Cimahi.