CIMAHI- Sebanyak 502 ASN di Kota Cimahi menerima SK kenaikan Pangkat yang langsung diserahkan oleh Wali Kota Cimahi Atty Suharti di Aula Gedung Pusdikpal, Jl. Poncol Selatan, Cimahi, Jum’at (07./10/2016).
Atty Suharti mengatakan sebagaimana disebutkan dalam PP NO 12- THN 2002 , bahwa kenaikan pangkat pns merupakan penghargaan yang diberikan atas pengabdian ASN terhadap negara.
“Rekan-rekan dari Badan Kepegawaian Daerah dan (Badan Pertimbangan Jabat dan Pangkat) (BAPERJAKAT), telah melakukan proses pentahapan untuk kelayakan pemberian penghargaan kepada rekan rekan , termasuk penilaian yang diorientasikan kepada reformasi birokrasi,” ujarnya
Atty berharap dengan kenaikan pangkat, para aparatur sipil negara memiliki semangat secara pribadi tanpa harus melalui penekanan orang lain , memiliki inisiatif berkretifitas tanpa harus takut berkreasi , memilki jiwa kebersamaan tanpa harus diajak untuk membangun jiwa korsa,
“Kami berharap semakin tinggi pangkat semakin mampu untuk dapat membuktikan hasil rencana kegiatan yang telah di susun ,bukannya semakin kendur untuk bertanggung jawab karena merasa diri pasti ditempatkan dalam jabatan dan pasti akan pensiun,” ujarnya
Atty pun berpesan dengan kenaikan pangkat ini kiranya jangan di anggap sederhana , sebagai kenaikan tambahan gaji dan adanya hak jabatan tapi dengan kenaikan pangkat harus dimunculkan kesadaran akan makin tinggi pangkat, makin tanggung jawab, makin kreatif makin memikirkan rakyat .
“Dari filosopi kehidupan yang harus kita jadikan komitment diri , kalo tidak ada rakayat , tidak akan ada pemerintahan , kalo tidak ada pemerintahan tidak akan ada aparatur sipil negara, dengan demikian harus di yakinka, buat siapa kita bekerja? untuk rakyat cimahi yang hari ini masih sederhana pendapatnya,” pesanya
Atty melanjutkan walaupun ini lebih mampu dari rakyat , para asn bertambah pendapatan nya, ataupun lebih cerdas dari rakyat , semuanya sebagai alat management untuk meningkatkan pelayanan publik.
“Kita harus ajeg sapamadegan tur motekar dalam memberikan pelayan pada rakyat , dengan hade jeung deungeun , akur jeung dulur , sapagodos sahartos keur katentreman rahayat sangkat rahardja,” tutupnya