CIMAHI - Pemkot Cimahi optimistis realisasi investasi yang masuk pada tahun ini akan mengalami peningkatan tajam. Pasalnya, hingga semester I/2016 realisasi investasi di Cmahi telah mencapai Rp10,6 triliun.
Kepala BPMPTSP Kota Cimahi Meity Mustika didampingi Kasubid Pengendalian, Pelaksanaan, dan Informasi Penanaman Modal BPMPTSP Kota Cimahi Fitriyadi mengungkapkan, sekalipun perekapan data yang dilakukannya sepanjang tahun ini belum selesai, angka realisasi investasi yang masuk jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami dapat dapat angka itu dari data perizinan yang sudah diterbitkan. Jadi, di dalam Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) itu disebutkan, jumlah modal yang ditanamkan berapa. Itu kami rekap, sehingga bisa dilihat realisasi penanaman modalnya per tahun," katanya, kepada pewarta, Senin (21/11).
Data mengenai investasi yang terjadi di Cimahi diketahui tidak hanya dari perizinan, tapi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Setiap perusahaan wajib melaporkan kegiatan penanaman modalnya.
"Di situ juga ada modal yang ditanam kembali pada tahun ini, jumlahnya berapa. LKPM ini dibuat oleh perusahaan yang sudah memiliki izin usaha," terangnya.
Dia menyebutkan, realisasi investasi di Kota Cimahi, dalam kurun waktu empat tahun terkahir ini terus mengalami kenaikan. Meski begitu nilai investasi yang cukup besar itu, belum banyak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Cimahi.
Sejak 2013 realisasi investasi yang masuk terus menunjukan tren positif dan menanjak mencapai Rp 1,1 triliun dan setahun kemudian menjadi Rp 1,9 triliun. Tahun berikutnya naik lagi jadi Rp 5,3 triluin, dan hingga juli tahun ini realisasi investasinya naik tajam Rp 10,6 triliun