Hindari Perpecahan Akibat Perbedaan Pilihan
Administrator
05 Februari 2017
144 kali dilihat
CIMAHI - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi Handi Dananjaya mengingatkan seluruh warga yang mempunyai hak pilih untuk menghindari perpecahan akibat perbedaan pilihan politik pada Pilkada Cimahi 15 Februari 2017.
Penegasan itu disampaikan Handi saat menggelar jalan sehat bersama masyarakat, kaum difabel dan pemilih pemula. Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus untuk sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cimahi 2017.
"Melalui pesta demokrasi ini masyarakat diharapkan bisa menjaga aset keberagaman dan menjaga keutuhan setiap elemen masyarakat khususnya di Cimahi," kata Handi kepada pewarta, Minggu (5/2).
Lebih lanjut dirinyapun mengajak partisipasi warga yang telah mempunyai hak pilih termasuk kaum difabel. Pasalnya, sebagai penyelenggara pemungutan suara, KPU tidak melakukan diskriminasi terhadap mereka. Buktinya, dalam sosialisasi KPU mengajak sebanyak lima organisasi disabilitas.
Pada pilkada Cimahi 2017, terdapat 887 pemilih yang terdiri dari 310 tunadaksa, 131 tunanetra, 155 tunarungu, 86 tunagrahita, dan pemilih lain yang punya keterbatasan seperti lumpuh berjumlah 86 orang. Sedangkan pemilih pemula mencapai 21.710.
Salah seorang penyandang disabilitas, Asep Solihin (45), mengaku antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU. Menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut, pihaknya merasa disejajarkan dengan yang lainnya.
"Tentunya kami ingin pilkada Cimahi ini sukses. Semoga keterlibatan kami membantu kesuksesan pilkada Cimahi," ungkapnya.
Dia menambahkan, dilibatkannya kaum difabel oleh KPU pada Pilkada Cimahi ini, merupakan suatu penghargaan bagi penyandang disabilitas di Cimahi. Terlebih, sejauh ini tidak dipungkiri bahwa masih ada masyarakat yang memandang sebelah mata terhadap kaum difabel.