Loading...

Pemkot Kejar Target Pengentasan Pengangguran

Administrator 07 Februari 2017 128 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Kejar Target Pengentasan Pengangguran
CIMAHI - Di episode terakhir periode kepemimpinan Atty Suharti dan Sudiarto, Pemkot Cimahi mengakui ada sejumlah program yang masih dalam pengejaran target yakni pengentasan pengangguran dan pencapaian indikator makro dalam perekonomian.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengungkapkan, ada beberapa sisi memang ada program pembangunan yang belum tercapai. Tapi, hal tersebut masih dianggap wajar.

"Ada beberapa memang yang belum mencapai target. Tapi target selesai setelah Pilkada bisa dibereskan lagi. Secara keseluruhan tercapai," katanya, kepada pewarta, Selasa (7/2).

Menurutnya, tahun ini menjadi wahana penilaian program yang sudah disusun lima tahun lalu. Dengan kata lain, pelaksanaan pembangunan di Kota Cimahi memasuki tahun pembuktian. 

Dikatakan, keberadaan Rencanan Pembangunan Jangkan Menengah Daerah (RPJMD) ini sangatlah penting. Setiap daerah, harus berlandaskan pada rencana pembangunan yang disusun berdasarkan kondisi, potensi dan kemampuan sumber daya yang dimiliki daerah serta cita-cita di masa depan.

Dengan kata lain, sejumlah program yang dilakukan pemerintah kota telah tertuang dalam RPJMD Kota Cimahi 2005-2025. Inipun telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota Cimahi Nomor 21 Tahun 2011.

Menurutnya, 2017  merupakan RPJMD terakhir sebagaimana visi misi Walikota dan Wakil Walikota Atty Suharti dan Sudiarto. Salah satu program yang tidak terganggu meskipun ada Pilkada, adalah Musrenbang yang setiap Januari lancar digelar. 

Musrenbang yang merupakan agenda tahunan untuk memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek tetap berjalan normal meskipun ada Pilkada. Sejak awal Jaanuari ini, masing-masing kelurahan di Kota Cimahi telah tuntas menggelar fokus grup diskusi (FGD). 

"Musrenbang di Kota Cimahi selalu berjalan mulus dan terealisasi dengan baik. Ini terwujud karena ada kerjasama yang solid antara seluruh stakeholder, termasuk peran partisipasi warga," paparnya.