CIMAHI- Pemerintah Daerah Kota Cimahi melaksanakan Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Cimahi, yang berlangsung di Gedung technopark, Jl. Baros, Selasa(28/02/2017). Musrenbang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan di seluruh kota cimahidan sekitarnya yang terdiri dari para kepala perangkat daerah, perwakilan instansi dan lembaga, para camat dan lurah, ketua organisasi, masyarakat
Sebelumnya pada tanggal 25 februari 2017 yang lalu, telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) atau Pra-musrenbang tingkat kota cimahi tahun 2017 dalam rangka penyusunan (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) RKPD kota cimahi tahun 2018.
Pelaksana tugas Wali kota Cimahi Sudiarto menyampaikan musrenbang tingkat Kota Cimahi ini merupakan forum legitimasi dari hasil FGD Musrenbang tingkat kota sebelumnya dan merupakan acara untuk menyepakati rumusan yang menjadi masukan untuk penyusunan rancangan RKPD dan rancangan kerja skpd tahun 2018.
Sudiarto pun menjelaskan dengan diberlakukannya Undang-Undang no. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang mengatur pembagian kewenangan urusan pusat dan daerah, maka harmonisasi dan keselarasan program dan kegiatan perencanaan pembangunan antara pusat dan daerah menjadi faktor kunci yang turut menentukan keberhasilan pencapaian pembangunan.dengan demikian, perencanaan pembangunan yang disusun haruslah memperhatikan rencana pembangunan nasional dan juga rencana pembangunan regional provinsi.
“Untuk itu, pemerintah daerah melalui perangkat daerahnya untuk berperan aktif dalam mengalokasikan pembiayaan yang dapat membiayai pembangunan tidak hanya dari APBD kota akan tetapi juga pembiayaan yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, atau pun bersama-sama pihak swasta melalui skema kemitraaan dengan swasta atau disebut juga public private partnership,” jelas Sudiarto
Pemerintah Daerah Kota Cimahi juga dituntut untuk lebih kreatif dalam merencanakan pembangunan daerahnya dengan mengusulkan program dan kegiatan kepada pemerintah pusat melalui kementerian/lembaganya ataupun juga pemerintah provinsi Jawa Barat.
Usulan tersebut tahun ini telah dilaksanakan secara daring (online) melalui aplikasi yang disebut dengan e-planning. apabila usulan-usulan tersebut sesuai dengan harmonisasi diterima dan program kegiatan pusat dan daerah maka tentunya diharapkan pemerintah pusat ataupun provinsi dapat mengalokasikan pembiayaan pembangunan tersebut ke kota cimahi yang pada akhirnya dapat mengakselerasi pencapaian keberhasilan pembangunan di kota yang kita cintai ini.
“Dalam seluruh pelaksanaan rangkaian musrenbang, pemerintah kota cimahi juga telah menggunakan sistem informasi manajemen perencanaan pembangunan daerah (simrenda) secara daring pula. dimana semua usulan program dan kegitan dari tingkat kelurahan, kecamatan, forum skpd dan tingkat kota dapat diinput dan dipantau secara online. tentunya hal ini membawa berbagai kemudahan sehingga para pihak dapat memantau proses pengusulan program dan kegiatan. saat ini,” ujarnya
Sudiarto pun menyampaikan kota cimahi telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilu kepala daerah yang dilaksankan secara serentak. tentunya visi misi dari walikota terpilih akan menjadi bagian dari perencanaan program dan kegiatan cimahi ke depan. sebagai kota yang menjunjung demokrasi, tentunya pemerintah kota cimahi akan berupaya untuk dapat mengsinkronisasikan visi misi walikota terpilih dengan tetap memperhatikan keberlanjutan program yang telah dijalankan sesuai dengan arah kebijakan yang telah disepakati bersama baik dalam rpjmd mapupun rpjpd, karena ini adalah merupakan amanat dari masyarakat dan stakeholder kota cimahi secara lebih luas.
Sudiarto menyampaikan tema pembangunan kota cimahi tahun 2018 telah kita tetapkan yaitu “pemerataan pertumbuhan ekonomi, yang didukung sinergitas pembangunan, sumber daya unggul serta kualitas sarana prasarana yang berwawasan lingkungan, menuju masyarakat yang mandiri”.
tema pembangunan ini di ambil, dengan lima tujuan penting yang ingin dicapai, yaitu: pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan distribusi pendapatan masyarakat kota cimahi, mewujudkan sinergitas pembangunan dengan meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi antar kota dan wilayah, menghasilkan sumber daya unggul dengan meningkatkan sumber daya manusia yang berdaya saingmeningkatkan kualitas sarana prasarana kota yang mantap, dan pembangunan berwawasan lingkungan yang memperhatikan aspek pemeliharaan, dan juga pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan;
“Dengan mengambil tema tersebut, menjadi harapan kita bersama, agar dapat mewujudkan masyarakat kota cimahi yang sejahtera, dengan memiliki infrastruktur kota yang nyaman, lingkungan asri dan hijau serta memiliki tingkat perekonomian masyarakat yang merata,” kata sudiarto
Sudiarto juga menjelaskan kilas balik pembangunan Kota Cimahi sejak berdiri, dengan segala keterbatasanya, pemerintah kota cimahi telah melaksanakan pembangunan di berbagai bidang seperti fisik, ekonomi sosial dan pemerintahan.
Pada tahun 2016 yang lalu pembangunan gedung technopark, telah diselesaikan. technopark menjadi contoh penyelerasan program pemerintah pusat dan daerah. dengan visi nawacita pemerintah pusat, diterjemahkan pemerintah kota melalui berbagai program dan kegiatan inkubator bisnis, pelatihan, fasilitasi perizinan dan juga perluasan akses pembiayaan dan penumbuhan wirausahawan baru dengan perusahaan start-upnya. cimahi technopark merupakan pusat kegiatan yang menghubungkan antara pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat, dan komunitas.
Perbaikan infrastruktur seperti pembetonan, perbaikan jalan dan pembangunan jembatan dilakukan untuk dapat memberikan kenyamanan bagi warga kota cimahi.pembebasan dan pembangunan akses alternatif perlintasan cimahi menuju bandung melalui jalan aruman telah dapat digunakan.
tidak hanya sampai disitu pembangunan pju (penerangan jalan umum) sampai ke tingkat rw dimaksudkan untuk dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat kota cimahi yang memiliki aktifitas dan mobilitas sampai malam hari.
“walaupun demikian, tentunya masih terdapat kendala dalam pelaksanaan pembangunan. namun yang perlu kita sepakati bersama bahwa pemerintah kota cimahi tetap melanjutkan program-program yang telah direncanakan dengan baik dan melalui evaluasi yang terukur dan memperbaiki program-program yang tidak sesuai. oleh karena itu pada forum fgd tingkat kota yang dilaksanakan usulan program prioritas diharapkan akan menjadi rencana kerja pemerintah daerah kota cimahi tahun 2018,”
Sudiarto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak Atas keberhasilan yang telah dicapai, karena berkat kerja keras dan kerjasama seluruh aparatur pemerintah kota cimahi yang didukung oleh seluruh stakeholder dan yang terpenting adalah dan elemen masyarakat;
“Ke depannya mudah-mudahan, fungsi gedung techno park, pasar tradisional, gedung bitc dan fasilitas publik lainnya dapat difungsikan dan dioptimalisasikan kegunaannya sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat kota cimahi,” tutupnya