CIMAHI - Pemkot Cimahi mengaku semakin optimistis dengan industri
animasi. Terlebih hadirnya studio poli yang merupakan studio suara
satu-satunya di Indonesia sehingga akan mendukung kreator animasi yang
telah lebih dulu ada.
Kasubag Tata Usaha
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Teknopark Ahmad Suparlan mengatakan,
studio poli merupakan studio yang hanya memproduksi suara untuk sebuah
film.
"Di Indonesia, selama ini film animasi
masih sangat kurang. Untuk itu, dengan adanya studio poli ini suara
semakin jelas," kata Ahmad kepada pewarta, Rabu (22/3).
Menurutnya,
kualitas film Indonesia masih kurang maksimal dalam hal suara apabila
dibandingkan film impor. Secara visual, gambar sudah bagus. Tidak
sedikit, untuk mendapatkan suasana tegang dalam film tidak hanya dalam
gambar.
Sejumlah pihak dikabarkan sudah siap
bekerjasama untuk menggarap film. Kerjasama yang sudah terjalin antara
bersama perusahaan besar animasi Indonesia dengan animator lokal. Hal
ini tentu saja akan mendukung industri animasi Cimahi yang telah tumbuh.
"Makanya
kami akan pasang videotron di Technopark. Agar masyarakat bisa menonton
secara jelas sejumlah animasi atau film yang diputar," ucapnya.
Layay
yang dipasang terbilang besar karena berukuran 7 x 4 meter yang akan
dilengkapi dua pojok kreatif dan tempat pelatih untuk animasi. Untuk
pelatihan, pihaknya pun sengaja akan merekrut sejumlah SMA/SMK di Kota
Cimahi.
"Kami memberdayakan mereka karena bagaimanapun setelah lulus mereka harus lebih memiliki keterampilan,"pungkasnya. (HDA)