CIMAHI - Demi meningkatkan kinerja dan memudahkan koordinasi, Satuan
Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi berencana
memindahkan kantor pemadam kebakaran yang saat ini berada wilayah Cimahi
Selatan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan
Pemadam Kebaran Kota Cimahi, Aris Permono mengatakan, anggaran untuk
pembangunan gedung tersebut akan mengandalkan APBD Perubahan, sementara
lahannya memanfaatkan tanah kosong di belakang kantor Satpol PP.
"Lahan
pemerintah di kantor Satpol PP bisa dibangun untuk Damkar. Dari pada
lahannya kosong dan bisa dikatakan tidak terawat," katanya, kepada
pewarta, Selasa (25/4).
Aris berharap, baik DPRD maupun tim
anggaran pemerintah daerah (TAPD) dapat menyetujui rencana pembangunan
yang diajukan pihaknya. Sebab, Aris menilai kebutuhannya sudah sangat
mendesak. Sedangkan mengenai kebutuhan anggaran masih perlu
dikonsultasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum.
Menurutnya,
sekalipun Satpol PP dan Pemadam Kebakara sudah dilebur dalam Susunan
organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Tapi, kantor Satpol PP dan Pemadam
Kebakaran masih terpencar di dua lokasi. Kondisi tersebut dinilai tidak
efektif dan sangat menghambat pekerjaan.
"Bagusnya ada dalam satu
bangunan, kalau mencar-mencar seperti sekarang repot juga, tidak
efektif, sangat tidak ideal sama sekali. Koordinasi rapat juga tidak
efektif," ujarnya.
Selain masalah kantor tambah Aris, pihaknya
juga akan mengajukan penambahan personel perempuan untuk ditempatkan di
Satpol PP. Setidaknya, pihaknya akan menambah 50 personil tenaga harian
lepas terdiri dari perempuan dan laki-laki. Sebab kata Aris, beberapa
seksi di Satpol PP dan Damkar masih kekurangan SDM.
"Untuk
personel perempuan akan kami tugaskan di lapangan, agar pendekatannya
lebih humanis dan menghindari gesekan. Karena walaupun Cimahi ini kecil,
tapi permasalahannya lumayan besar makanya butuh tambahan personel,"
pungkasnya.