Loading...

Demi Koordinasi, Gedung Satpol dan Damkar Harus Diperluas

Administrator 25 April 2017 128 kali dilihat
Bagikan:
Demi Koordinasi, Gedung Satpol dan Damkar Harus Diperluas
CIMAHI - Demi meningkatkan kinerja dan memudahkan koordinasi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi berencana memindahkan kantor pemadam kebakaran yang saat ini berada wilayah Cimahi Selatan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebaran Kota Cimahi, Aris Permono mengatakan, anggaran untuk pembangunan gedung tersebut akan mengandalkan APBD Perubahan, sementara lahannya memanfaatkan tanah kosong di belakang kantor Satpol PP.

"Lahan pemerintah di kantor Satpol PP bisa dibangun untuk Damkar. Dari pada lahannya kosong dan bisa dikatakan tidak terawat," katanya, kepada pewarta, Selasa (25/4).

Aris berharap, baik DPRD maupun tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dapat menyetujui rencana pembangunan yang diajukan pihaknya. Sebab, Aris menilai kebutuhannya sudah sangat mendesak. Sedangkan mengenai kebutuhan anggaran masih perlu dikonsultasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Menurutnya, sekalipun Satpol PP dan Pemadam Kebakara sudah dilebur dalam Susunan organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Tapi, kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran masih terpencar di dua lokasi. Kondisi tersebut dinilai tidak efektif dan sangat menghambat pekerjaan.

"Bagusnya ada dalam satu bangunan, kalau mencar-mencar seperti sekarang repot juga, tidak efektif, sangat tidak ideal sama sekali. Koordinasi rapat juga tidak efektif," ujarnya.

Selain masalah kantor tambah Aris, pihaknya juga akan mengajukan penambahan personel perempuan untuk ditempatkan di Satpol PP. Setidaknya, pihaknya akan menambah 50 personil tenaga harian lepas terdiri dari perempuan dan laki-laki. Sebab kata Aris, beberapa seksi di Satpol PP dan Damkar masih kekurangan SDM.

"Untuk personel perempuan akan kami tugaskan di lapangan, agar pendekatannya lebih humanis dan menghindari gesekan. Karena walaupun Cimahi ini kecil, tapi permasalahannya lumayan besar makanya butuh tambahan personel," pungkasnya.