Loading...

Seminar Peringatan Hari Kartini ke-138

Administrator 27 April 2017 202 kali dilihat
Bagikan:
Seminar Peringatan Hari Kartini ke-138
CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi mengisi Peringatan Hari Kartini dengan Seminar Peringatan Hari Kartini ke-138 di aula gedung A kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Rabu 26 April 2017. Seminar dilakukan untuk menginterpretasikan perjuangan Kartini dalam kehidupan perempuan Kota Cimahi.

Peserta seminar merupakan kaum perempuan dari kalangan PNS, perwakilan kelompok, maupun masyarakat. Dua sesi narasumber diisi dengan materi yang menarik minat kaum perempuan.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi Erik Yudha mengatakan, perjuangan Kartini harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Emansipasi itu seperti apa, dikaitkan dengan gender atau partisipasi perempuan dalam pembangunan," ujarnya.

Misalnya, perempuan di Pemkot Cimahi justru mendominasi jumlah pegawai. "Dari segi jumlah mayoritas perempuan, bidang politik juga diwarnai oleh tokoh perempuan. Tetap, kodrat sebagai perempuan tetap terjaga karena perempuan berperan dalam mendidik anak dan mencerdaskan bangsa," katanya. Salah satu pemateri yaitu Dorang Luhpuri selaku dosen dan pekerja sosial Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. Dorang membahas Kartini sebagai inspirasi dalam membangun kesetaraan gender masa kini.

Dorang mengatakan, cita-cita luhur RA Kartini adalah ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti sekarang. "Gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi dianggap hal baru dan dapat merubah pandangan masyarakat," ujarnya.

Semangat dan inspirasi Kartini telah mendorong banyak perempuan Indonesia menjadi berprestasi dan menginspirasi perempuan lainnya.

"Semangat Kartini yang mana yang mewarnai kehidupan para perempuan masa kini. Kita harus bisa menjawab, siapakah aku? Saya adalah seorang yang dengan definisi masing-masing. Tentunya, jadilah perempuan yang memberi warna dan kebanggaan. Karena kitalah kartini masa kini," tuturnya. (RR)***