CIMAHI- Pemerintah Daerah Kota Cimahi melaksanakan sosialisasi dan pelatihan guru ngaji pada tahun 2017 yang diberikan kepada sekitar 1250 orang yang merupakan wakil dari tiap RW se-Kota Cimahi. Yang berlangsung mulai 12-15 Juni, Sosialisasi dan Pelatihan Guru Ngaji secara resmi dibuka oleh Asisstem Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Dra. Maria Fitriana di Masjid Agung Kota Cimahi, Jl. Dalem Kaum, (12/06/2017).
Maria mengatakan guna meningkatkan kualitas SDM yang kreatif, sholeh juga agamis. tentunya pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan diperlukan peran serta masyarakat, dalam hal ini adalah para guru ngaji yang tersebar di masjid-masjid, musholla, ponpes, TKA-TPA dan Ormas islam yang menyelenggarakan pengajian ataupun program pemberantasan buta huruf al-quran.
“Pemerintah sangat memerlukan bantuan dan berterima kasih kepada para guru ngaji yang memiliki kepedulian dan keterpanggilan untuk ikut serta dalam membangun masyarakat cimahi agamis. ditengah keberagaman suku dan budaya serta dapat saling menjaga kerukukan umat beragama yang mendukung kondusifitas pembangunan kota. untuk mendukung hal tersebut pemerintah mengadakan program pendukung yaitu sosialisasi dan pelatihan guru ngaji,” jelas Maria
Maria melanjutkan sosialisasi dan pelatihan guru ngaji merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Cimahi terhadap peran dan kontribusi guru ngaji di Kota Cimahi.
“Saya ingin mengajak kepada bapak ibu guru ngaji sebagai salah satu change agent pembangunan bahwa sesuai dengan konteks zaman yang terus berubah. agar proses transformasi pengajaran al-quran dapat disampaikan dengan baik dan bijak, sehingga ilmu yang disampaikan dapat memberikan pengaruh dan manfaat yang baik bagi perubahan sikap dan perilaku masyarakat sesuai dengan nilai-nilai ajaran islam” kata Maria
Maria pun berharap para guru ngaji dapat menjadi contoh dan teladan, sekaligus motivator dan informator pembangunan yang menjembatani antara pemerintah dengan warga masyarakat dimana bapak ibu tinggal.
“selanjutnya saya berpesan, tetap jaga silaturrahim, kemitraan serta kebersamaan dengan pemerintah, karena warga masyarakat yang seiring sejalan, satu tujuan dengan pemerintah merupakan modal kesusuksesan pelaksanaan pembangunan Kota Cimahi yang berkelanjutan sehingga cimahi menjadi kota yang aman, nyaman juga sejahtera,” tutupnya. (AHS)