CIMAHI - Plt Walikota Cimahi Sudiarto melepas 303 warga Kota Cimahi yang hendak mudik ke kampung halamannya menuju Solo dan Semarang menggunakan 8 bus pada Ahad (18/6) sore di halaman parkir Komplek Pemkot Cimahi.
Plt Walikota Cimahi, Sudiarto mengatakan, penyelenggaraan program mudik gratis ini memang pertama kalinya digelar oleh Cimahi. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah pusat mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik berlangsung.
"Karena kalau setiap orang yang mudik menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor atau mobil, jalan akan padat dan akhirnya timbul kemacetan. Maka, transportasi massal seperti ini harusnya jadi pilihan warga," katanya, kepada pewarta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Ison Suhun menambahkan kegiatan mudik gratis sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan warganya yang hendak mudik. Dipilihnya moda transportasi publik diharapkan memberikan kelancaran dan kenyamanan bagi warga.
"Kami sudah cek kelayakan bus dan tes kesehatan serta tes urine kepada supir dan kernet. Alhamdulillah pemudik antusias dan diharapkan tahun selanjutnya bisa lebih banyak yang ikut mudik gratis," ujarnya.
Berdasarkan pantauan, beberapa sheet kursi pada beberapa bus yang akan membawa pemudik ke Solo dan Semarang masih kosong. Terkait hal itu, Ison mengatakan adanya perbedaan jurusan tujuan mudik membuat warga yang mengikuti mudik gratis tidak terlalu banyak.
Selain itu, katanya banyak instansi lainnya yang juga menyelenggarakan mudik gratis sehingga warga yang mengikuti program tersebut terpecah ke beberapa tempat. Ia mengatakan, semua warga yang mengikuti mudik gratis pemkot Cimahi mayoritas keluarga. (HDA)