CIMAHI - Pembangunan Gedung C RSU Cibabat, Kota Cimahi, akan kembali dilanjutkan setelah sebelumnya sempat tertunda selama sembilan tahun lamanya akibat ketiadaan anggaran. Pasalnya, untuk menuntaskan pembangunan gedung tersebut dibutuhkan setidaknya Rp55 miliar.
Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi mengungkapkan, pembangunan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Saat ini, pihaknya baru saja melakukan proses lelang dan pemenangan lelang telah ditetapkan.
"Kalau tidak aral melintang, Juli sudah bisa dimulai pembangunan gedung C lanjutan yang sudah mangkrak hampir 9 tahun," kata Trias kepada pewarta, Rabu (5/7).
Die menegaskan, pembangunan Gedung C RSU Cibabat sempat terhenti akibat masalah anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaikan pembangunan belum tersedia. Padahal, ruma sakit yang terletak di Jalan Amir Machmud itu merupakan rumah sakit regional yang dijadikan rujukan masyarakat Cimahi dan sekitarnya.
Pada tahun anggaran ini, pihaknya telah mendapatkan kepastian dari Pemprov Jawa Barat mengenai bantuan anggaran sebesar Rp55 miliar. Tentu saja, pembangunan gedung ditargetkan tuntas pada akhir tahun ini.
"Pemanfaatan dan penggunaan anggaran akan dilakukan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat dan Daerah (TP4D) Kejari Cimahi," ucapnya.
Dijelaskan Trias, gedung C akan dibangun sebanyak enam lantai. Lantai pertama rencananya terdapat ruang farmasi, laboratorium, rekam medik dan sebagainya. Lantai dua, direncanakan terdapat ruang poliklinik. Kemudian lantai tiga akan ada ruang perawatan non bedah, seperti penyakit dalam dan saraf.
“Lantai empat untuk lantai bedah, lantai lima kita akan membuat lantai intensif care, ada NICU, PICU kemudian HCU, lantai lima kita usulkan untuk ICU, lantai enam untuk anak,” terang trias.
Dengan dibangunna Gedung C sebanyak enam lantai, lanjut Trias, direncanakan akan menambah sekitar 120 tempat tidur. Meski ada pembangunan, Trias menegaskan bahwa pelayanan di RSUD Cibabat akan berjalan seperti biasanya. (HDA)