CIMAHI.- Hari Anti Narkotika Internasional tingkat Kota Cimahi tahun 2017 diperingati secara sederhana dengan melakukan senam pagi bersama sekaligus sosialisasi Pemberantaran dan Pencegatan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di halaman apel Pemkot Cimahi Jln. Raden Demang Hardjakusumah.Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi berharap semakin banyak pihak yang peduli dalam upaya menekan peredaram gelap narkoba di Kota Cimahi.
Kepala BNN Kota Cimahi Odang Masdar menjelaskan, peringatan Hari Anti Narkotika Indonesia ini dilaksanakan secara sederhana dengan mengambil thema " Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sejat".
"Indonesia saat ini menghadapi kondisi darurat narkoba, karena setiap hari korban tewas karena narkoba mencapai 30 sampai 50 orang, dengan kerugian materi sudah mencapai 63,1 Trilyun rupiah pertahun,"ujar Odang.
Untuk itu kata Odang, pemerintah sekarang menyatakan perang terhadap Narkoba. BNN Kota Cimahi mengajak seluruh komponen masyaakat di Kota Cimahi untuk berperan aktif dan memberantas peredaran gelap dan penyalagunaan narkoba dilingkungannya masing-masing.
"Kami selain sering melakukan sosialisasi anti narkoba kepada kelompok masyarakat dan siswa sekolah, juga melakukan penindakan terhadap para pengedar narkoba," timpalnya.
Sedang bagi para pengguna dan pecandu narkoba jelas Odang, BNN Kota Cimahi melakukan program rehabilitasi bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial setempat. (RR)