CIMAHI.- Jumlah pelaku usaha industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi terus berkembang setiap tahunnya. Pemerintah mendorong UMKM memasarkan produk secara online untuk memperluas pangsa pasar dan bersaing di pasar global. Demikian yang terungkap dalam acara Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go-Online yang digelar di Teknopark Cimahi.
Direktur Pemberdayaan Informatika
Kemenkominfo RI, Septriana Tangkary mengajak para pelaku UMKM agar masuk ke
pasar online.
“Sekali produk masuk ke online, maka
bisa dilihat oleh pembeli dari berbagai negara. Dengan masuknya ke dalam
e-commerce, UMKM akan dilatih oleh teman-teman dari market place agar bisa
memasarkan produk dan melayani pembeli dari luar negeri,” katanya.
Selain itu, dia juga menilai, produk
UMKM asal Indonesia masih bisa bersaing dengan produk luar. "Sekarang
orang belanja kebanyakan dari China, karena harganya murah, tapi kualitasnya
juga kan masih kalah sama kita,” tuturnya.
Septriana juga melihat produk UMKM
yang beragam memiliki potensi besar. “Saya lihat, Cimahi kotanya UMKM, artinya
ketika pembeli mencari produk Indonesia, salah satunya pasti ada dari Cimahi,”
jelasnya.
Head of Business Operations
Blanja.com Fikri, mengatakan, sebagai salah satu marketplace yang digandeng
pemerintah untuk memasarkan produk UMKM pihaknya bakal memilih 200 UMKM yang
akan didorong pemasarannya hingga pasar online luar negeri. "Kita beri
pendampingan bagaimana mereka berinteraksi dengan pembeli luar negeri, memberi
teks bahasa inggris, serta cara pembayaran produk. Yang terutama, agar UMKM
melek teknologi," ujarnya.
Menurut dia, pelaku UMKM jangan
menunda untuk masuk ke pasar online. "Jadikan pasar online sebagai jalur
pemasaran. Mau tidak mau harus masuk ke era digital, maka produk lokal
pemasarannya kini bisa internasional," tuturnya.
Pemkot Cimahi turut mendorong pelaku
UKM masuk ke pasar online. "Saya yakin bisa sampai mengalahkan China,
tinggal komitmen bersama setiap daerah untuk membangun platfoam yang kuat. Saya
yakin lima tahun ke depan kita akan berhasil,” ujar Asisten Perekonomian dan
Pembangunan Kota Cimahi Benny Bachtiar.
Untuk itu, dia mendorong agar pelaku
UMKM khususnya di Cimahi agar memanfaatkan teknologi e-commerce, melalui
berbagai situs online yang sudah tersedia saat ini.
Selain itu, kata dia, dengan
memanfaatkan teknologi e-commerce, diyakini akan memperkuat daya saing dengan
dengan produk-produk yang dijajakan di ritel-ritel atau pasar modern.
“Kalau UMKM melek terhadap teknologi,
saya yakin akan membludakn di Indonesia. Karena potensi produk cukup luar
biasa, terutama kuliner dan craftnya,” jelas Benny.
Diharapkan, dengan adanya fasilitas
yang diberikan oleh pemerintah pusat, melalui Kementrian Komunikasi dan
Informatika (Kemenkominfo), bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan support dari
pemerintah pusat terhadap daerah ini akan semakin kuat, terutama untuk
pengembangan UMKM ke depan,” tuturnya. (RR)***