Loading...

DKM Mendapat Bintek Penyembelihan Hewan Qurban

Administrator 17 Agustus 2017 124 kali dilihat
Bagikan:
DKM Mendapat Bintek Penyembelihan Hewan Qurban
CIMAHI.- Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menggelar bimbingan teknis pemotongan hewan qurban kepada perwakilan dewan kemakmuran mesjid (DKM) se-Kota Cimahi. 
Pelatihan digelar selama tiga hari mulai 14-16 Agustus 2017. Tiap hari diikuti perwakilan DKM tiap kecamatan sehingga total berjumlah 100 orang.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari  menjelaskan, pelatihan dilakukan agar masyarakat semakin paham dalam menyembelih hewan kurban.
"Selama pelatihan, para peserta mendapat penjelasan mengenai pengetahuan dan cara memotong hewan kurban hingga mengulitinya. Setelah itu, mereka langsung praktek," ujarnya, Senin (14/8/2017).
Dalam pelatihan tersebut, Dispangtan Kota Cimahi menggandeng Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cimahi dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Kemenag Kota Cimahi menjelaskan perihal daging kurban yang halal dan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Sedangkan Puskeswan bertanggung jawab dalam memberikan gambaran mengenai hewan kurban yang layak dan sehat.
"Kegiatan dilakukan untuk memberi panduan bagi pengurus DKM dalam tata cara penyembelihan hewan qurban yang baik dan benar, menjamin ketentraman masyarakat terhadap daging qurban yang sesuai syariat Islam," tuturnya. 
Masyarakat harus memastikan hewan kurban yang dibeli sudah lewati proses pemeriksaan kesehatan. Mulai dari cukup usia, sehat, tidak sakit, dan jantan. 
“DKM kan banyak yang melakukan pemotongan kewan qurban, jadi setiap tahun kita gilir agar mendapat pemahaman yang sama soal penyembelihan hewan kurban," katanya.
Untuk memastikan hewan kurban sehat, lanjut Mita, pada 28-31 2017 Agustus mendatang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
Sebelum disembelih pada 31 Agustus, pemeriksaan kembali akan dilakukan. Kemudian, 1-3 September atau Hari Tasryk, pemeriksaan kembali akan dilakukan setelah hewan disembelih.
“Kita himbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah ada tanda kalung/gelang sehat. Berarti sudah memenuhi syarat kesehatan seluruhnya,” tandasnya. (RR)***