Loading...

Damkar Andalkan 2 Hydran Sebagai Sumber Air

Administrator 27 Agustus 2017 105 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI - Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar Kota Cimahi selama ini mengandalkan dua hydran yang terdapat di Komplek Permata Cibabat, Jln. Amir Machmud, Cimahi dan di Kelurahan Cigugur Tengah, dekat Rusunawa sebagai sumber air mereka untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penyuluhan Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar Kota Cimahi, Ogi Mardiyanto mengatakan, persediaan sumber air masih mencukupi sekalipun tengah musim kemarau. Meski begitu, dirinya tidak yakin dengan persediaan air pada beberapa hari ke depan.

"Sementara untuk sumber air masih aman. Hanya, faktor tersulit yang dihadapi dalam penanganan kebakaran di Cimahi ialah kendala dijalanan yang padat," katanya, kepada pewarta, Jumat (25/8).

Cimahi merupakan kota kecil dengan tingkat kepadatannya tinggi. Saat jam sibuk, waktu respon kerap terlambat, tapi tidak fatal.Total kendaraan Damkar yang dimikili sebanyak 11 unit, dengan total petugas 46 orang. Usia paling tua mencapai 55 tahun, yang bertugas di kesekretariatan.

Untuk mengantisipasi kebakaran di Kota Cimahi, lanjut Ogi, pihaknya selama ini kerap melakukan sosialisasi terhadap pengelola gedung yang ada di Cimahi. Pada umumnya semua gedung di Cimahi sudah memiliki dua alat deteksi dan antisipasi dini tersebut.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pedoman Pencegahan dan Penangguulangan, alat deteksi dini dan APAR wajib dimiliki setiap gedung, terkecuali bangunan rumah.

"Kami juga terus mengedukasi masyarakat di hunian yang padat. Misalkan, akibat dari kompor gas, kita berikan edukasi," paparnya.