Loading...

Hari Pahlawan Harus Melahirkan Semangat Baru dan Implementasi Nilai-nilai Kepahlawanan

Administrator 22 November 2018 283 kali dilihat
Bagikan:
Hari Pahlawan Harus Melahirkan Semangat Baru dan Implementasi Nilai-nilai Kepahlawanan
CIMAHI.- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-73 tingkat Kota Cimahi tahun 2018 di lapangan kompleks Pemkot Cimahi Jln. Raden Demang Hardjakusumah. Subtansi peringatan hari pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanat upacara, Walikota mengatakan setiap 10 November, bangsa lndonesia memperingati hari pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di surabaya yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa indonesia menyatakan kemerdekaannya.

"Ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya," ujarnya.

Walikota melanjutkan, peringatan hari pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna. Tema hari pahlawan tahun 2018  adalah, "semangat pahlawan di dadaku" mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan.

"Siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara," ungkapny.

Walikota berharap peringatan hari pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nirai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai negara kesatuan republik indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Selain itu peringatan hari pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan.

Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat lndonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

Menurut walikota, setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. 

Terlebih lagi dibutuhkan sosok pemuda indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya, sadar bahwa negerinya memilki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan indonesia dalam pergaulan dunia.

" Pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry 4.0," ujarnya. (RF)***