CIMAHI.- Kalangan muda dihimbau menggunakan cara-cara kreatif dalam
upaya pengumpulan dana untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI atau Agustusan
Kota Cimahi. Hal itu selain menumbuhkan rasa cinta tanah air juga
memancing ide positif yang dilakukan kaum muda.
Ketua Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi Totong Solehudin menyatakan, Peringatan
HUT RI perlu dilakukan sebagai upaya masyarakat menghormati jasa para
pahlawan. "Cari upaya tanpa memberatkan masyarakat. Kembangkan ide
secara kreatif agar masyarakat juga timbul sikap balik positif,"
ujarnya.
Pihaknya berharap kegiatan meminta
sumbangan Agustusan di ruas jalan tidak dilakukan. "Berada di ruas jalan
sudah jelas mengganggu kepentingan umum dan bisa membahayakan mereka
juga," ujarnya.
Menurut Totong, pencarian dana
Agustusan mestinya tidak bersifat memaksa hingga mencegat kendaraan di
jalanan. "Etikanya memang tidak seperti itu. Karena mencederai semangat
perjuangan kemerdekaan," ungkapnya.
Untuk
pelaksanaan tradisi Agustusan, diakui Totong, perlu biaya sehingga harus
ada upaya swadaya masyarakat. "Pemuda bisa mencari upaya pembiayaan
yang lebih baik tanpa mengganggu kepentingan umum. Himbauan kami, agar
melakukan pengumpulan dana agustusan dengan cara produktif dan kreatif,"
katanya.
Apalagi, bantuan hibah Pemkot Cimahi untuk RW senilai Rp
100 juta sudah tercakup kegiatan non-fisik, diantaranya dapat
memasukkan item tradisi agustusan dalam perencanaan. "Bisa dimasukkan
pada perencanaan untuk pengajuan dana bantuan per-RW. Yang utama justru
kebersamaan masyarakat," jelasnya.***