CIMAHI.- Wali
Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengajak masyarakat gemar makan ikan sejak
dini. Hal itu dapat meningkatkan gizi masyarakat dengan perbanyak
konsumsi ikan.
Dinas
Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi tersebut bekerjasama
dengan Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandung dan
BJB menggelar pemberian makanan tambahan dan sosialisasi-promosi
Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di pelataran gedung B
kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi,
Selasa (20/8/2019).
Acara dihadiri 500 siswa SD,
diisi dengan kegiatan mendongeng, hiburan dari para siswa, hingga makan
makanan olahan ikan sebagai pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan
dasar ikan.
Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna
mengatakan, budaya makan ikan harus ditingkatkan. "Terutama dibiasakan
sejak dini untuk membentuk kecerdasan dan kesehatan masyarakat,"
ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilantik
pengurus Forum Peningkatan Makan Ikan (Forikan) Kota Cimahi yang
diketuai Ny. Lucyani Priatna. "Forum ini bertugas secara rutin
memberikan pembinaan ke wilayah guna mendorong masyarakat meningkatkan
konsumsi ikan," ucapnya.
Dengan jumlah SDM usia
produktif yang banyak, lanjut Ajay, maka budaya gemar makan ikan perlu
didorong. "Kendala dalam peningkatan konsumsi ikan bisa disebabkan
faktor ekonomi. Harga masih tinggi, Cimahi juga jauh dari daerah sumber
ikan. Tidak harus ikan laut, ikan lokal pun berlimpah, tinggal didorong
agar gemar makan ikan menjadi kebiasaan yang dilakukan masyarakat,"
jelasnya.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian
(Dispangtan) Kota Cimahi Supendi Heryadi mengatakan, pemberian makanan
tambahan dari bahan olahan ikan merupakan salah satu upaya untuk dapat
memperbaiki gizi anak. "Agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat,
kuat dan cerdas. Karena itu, makan ikan harus dibiasakan sejak dini,"
ucapnya.*