Bus Damri Bakal Antar Warga Cimahi Yang Hendak Naik Pesawat di BIJB Kertajati
Administrator
20 September 2019
323 kali dilihat
CIMAHI.- Kemudahan
bagi masyarakat Kota Cimahi yang hendak terbang menaiki pesawat di
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dapat ditempuh dengan
bus Damri jurusan Cimahi-Bandara Kertajati. Layanan tersebut berlangsung
gratis hingga akhir tahun 2019.
Pool Damri jurusan Cimahi-BIJB
Kertajati berada di pelataran The Edge Jalan Baros. Tersedia 4 unit
armada dengan keberangkatan sebanyak 5 kali perhari mulai pukul
02.00-14.00 WIB dengan rentang waktu keberangkatan tiap 3 jam.
Wali
Kota Cimahi Ajay M. Priatna menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi
Kota Cimahi dipilih untuk penyediaan layanan bus Damri menuju BIJB
Kertajati. "Berarti ada potensi penumpang yang tinggi," ujarnya.
Keberadaan
rute Cimahi-BIJB tidak hanya untuk warga Cimahi tapi bisa juga diakses
daerah sekitar. "Apalagi, layanan transportasi umum ke BIJB sangat
dibutuhkan masyarakat," jelasnya.
Trayek bus Damri Cimahi-BIJB
Kertajati ini tentu saja diharapkan dapat memicu efek multiplier positif
terhadap aktivitas perekonomian di Cimahi. "Sehingga dapat meningkatkan
perekonomian masyarakat yang tentu dapat memberi dampak pada
peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.
Direktur Keuangan
Damri Sri Purwanto mengatakan, Damri membuka layanan Cimahi-Kertajati
sesuai kenaikan permintaan masyarakat. "Damri sudah membuka layanan
untuk BIJB Kertajati di Bandung, Tegal, Cirebon, Karawang dan sekarang
Cimahi," ujarnya.
Damri menawarkan kenyamanan hingga efektif,
efisien, dan ekonomis. Syarat untuk menaiki layanan gratis tersebut
yaitu masyarakat tinggal memperlihatkan tiket pesawat atau kode booking
terbang keberangkatan BIJB Kertajat.
"Sampai akhir tahun 2019 masih gratis, untuk ke depan tarif kami lebih terjangkau," katanya.
Seiring
dinamika lapangan, lanjut layanan transportasi ke bandara tersebut bisa
ditingkatkan. "Masyarakat dapat kepastian layanan sehingga bisa memberi
kesempatan baik bagi tumbuh kembang perekonomian maupun tingkat
kunjungan ke Cimahi-Kertajati dan sebaliknya," ucapnya.*